19 April 2015

Siaran Radio Streaming "GRACE ALONE" di Android, BB, dan i-Phone

Apakah Anda ingin bertumbuh secara iman dan karakter di dalam Kristus melalui khotbah-khotbah, lagu-lagu rohani pilihan, dan studi Alkitab? Apakah Anda ingin bertanya seputar iman Kristen dan Alkitab?

Dapatkan aplikasi radio streaming 
GRACE ALONE 

dengan mendownload link di bawah ini:

Untuk Android:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.brixzen.graceradio

Untuk BB:
https://appworld.blackberry.com/webstore/content/59958551/?countrycode=ID&lang=en

Untuk i-Phone:
https://itunes.apple.com/us/app/grace-alone/id985942563?mt=8

Siaran radio ini berisi lagu-lagu rohani (himne dan kontemporer) dan rekaman khotbah-khotbah dan kuliah-kuliah dari:
1. Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M. 
2. Pdt. Dr. Stephen Tong
3. Ibu Pdt. Rahmiati Tanudjaja, D.Miss.
4. Pdt. Paul R. Gunadi, Ph.D. 
5. Pdt. Yohan Candawasa, S.Th. 
6. dll

Grace Alone Multimedia Ministry
- Changing Life, Transforming Culture -
Pin BBM: 5553AF58


Profil Para Pengkhotbah:
Pdt. Yakub Tri Handoko, S.Th., M.A., Th.M. adalah gembala sidang Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Exodus dan salah satu pendiri Sekolah Theologi Awam Reformed (STAR). Beliau menyelesaikan studi Sarjana Theologi (S.Th.) di Sekolah Tinggi Alkitab Surabaya (STAS); Master of Arts (M.A.) in Theological Studies di International Center for Theological Studies (ICTS) Pacet; dan Master of Theology (Th.M.) di International Theological Seminary, U.S.A. Sejak 2007, beliau sedang menyelesaikan studi Doctor of Philosophy (Ph.D.) part-time di Evangelische Theologische Faculteit (ETF), Leuven, Belgia.

Pdt. Stephen Tong, B.Th., D.L.C.E., D.D. adalah Pendiri dan Ketua Sinode Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) sekaligus sebagai pendiri Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Internasional (d/h Institut Reformed) Jakarta. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Theology (B.Th.) di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang dan dianugerahi 2 gelar doktor kehormatan: Doctor of Leadership in Christian Evangelism (D.L.C.E.) dari La Madrid International Academy of Leadership, Filipina dan Doctor of Divinity (D.D.) dari Westminster Theological Seminary, U.S.A.

Ibu Pdt. Rahmiati Tanudjaja, S.Th., M.Div., Th.M., D.Miss. adalah Dosen Theologi Sistematika dan Misiologi di SAAT Malang. Beliau menyelesaikan studi S.Th. di SAAT Malang; M.Div., Th.M., dan Doctor of Missiology (D.Miss.) di Reformed Theological Seminary, U.S.A.

Pdt. Paul R. Gunadi, B.A., M.A., Ph.D. adalah dosen tamu di bidang konseling di Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang dan STT Reformed Indonesia, Jakarta sekaligus menjadi salah satu konselor program Tegur Sapa Gembala Keluarga (TELAGA) (website: http://www.telaga.org). Beliau ditahbiskan sebagai pendeta di Gereja Injili Indonesia, Azusa, California. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) bidang Psikologi di Azusa Pacific College; Master of Arts (M.A.) bidang Konseling di Denver Seminary; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Psikologi Konseling di University of Southern California.

Pdt. Yohan Candawasa, S.Th. adalah gembala sidang Indonesian Reformed Church (IRC) Sydney. Beliau menyelesaikan studi S.Th. di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang.


Tolong bantu sebarkan informasi ini. Thanks. Kiranya Tuhan memberkati.

Resensi Buku-316: "GROWING YOUR FAITH" (DR. JERRY BRIDGES)

Iman Kristen bukanlah iman yang stagnan, tetapi yang bertumbuh. Pertumbuhan iman itu sangat penting bagi orang Kristen. Apa signifikansinya? Bagaimana cara menumbuhkan iman tersebut?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
GROWING YOUR FAITH
(TUMBUHKAN IMANMU):
Bagaimana Menjadi Dewasa Dalam Kristus

oleh: DR. JERRY BRIDGES

Penerbit: Pionir Jaya, Bandung, 2013

Penerjemah: Necholas David



Di bagian 1 buku ini, Dr. Jerry Bridges menjelaskan fakta banyak orang Kristen tidak bertumbuh secara iman yaitu salah mengerti konsep anugerah di mana anugerah dimengerti sebagai kasih karunia Allah bagi umat-Nya, sehingga umat-Nya tidak perlu lagi berbuat apa-apa. Memang benar di dalam keselamatan, anugerah Allah berperan penting, tetapi anugerah yang menyelamatkan juga mengubah hidup kita serupa dengan Kristus. Selain itu, Dr. Bridges menjelaskan bahwa dasar pertumbuhan rohani itu adalah kebenaran dan kuasa Kristus. Pendahuluan ini mengarahkan kita untuk merenungkan sarana-sarana yang dipakai untuk pertumbuhan rohani kita, yaitu disiplin anugerah, peran Roh Kudus, firman Tuhan, disiplin yang bergantung, persekutuan rohani, dan kuasa Injil. Kesemuanya ini saling berkaitan demi menumbuhkan iman kita. Lalu, apa tanda pertumbuhan rohani? Di bagian 3, Dr. Bridges menjelaskan 5 ciri, yaitu: mengejar kekudusan, praktik kesalehan, percaya kepada Tuhan, melayani-Nya, dan menyembah-Nya. Biarlah buku reflektif ini dapat mengarahkan kita untuk makin bertumbuh secara iman dan kerohanian bagi kemuliaan-Nya.



Rekomendasi:
“Demi kemuliaan Allah dan bertambahnya sukacita kita dalam Allah, kita sebagai orang Kristen harus bertumbuh secara rohani. Dengan eksposisi dan ilustrasi yang sederhana tapi mendalam, pengajar Alkitab veteran Jerry Bridges menunjukkan pada kita bagaimana caranya bertumbuh secara rohani. Ini benar-benar buku yang luar biasa. Buku ini akan memperkaya siapa saja yang membacanya.”
Rev. Prof. James Innell (J. I.) Packer, D.Phil.
Board of Governors’ Professor of Theology di Regent College di Vancouver, Canada sekaligus kontributor dan editor eksekutif majalah Christianity Today, dan editor umum Alkitab English Standard Version (ESV) yang menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.); Master of Arts (M.A.); dan Doctor of Philosophy (D.Phil.) di Corpus Christi College, Oxford University, U.K.



Profil Dr. Jerry Bridges:
Jerry Bridges, D.D. (HC) adalah anggota staf dari The Navigators. Beliau adalah penulis banyak buku laris, di antaranya: the Pursuit of Holiness (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia juga oleh Penerbit Pionir Jaya), the Gospel for Real Life, Trusting God, Transforming Grace, The Joy of Fearing God, dan the Discipline of Grace (sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia juga oleh Penerbit Pionir Jaya). Pada tahun 2005, beliau menerima gelar kehormatan Doctor of Divinity (D.D.) dari Westminster Theological Seminary, U.S.A. Beliau dan istrinya, Jane tinggal di Colorado Springs, Colorado, U.S.A. dan mereka dikaruniai 2 orang anak yang sudah dewasa dan 5 orang cucu.

12 April 2015

Resensi Buku-315: "PEMELIHARAAN YANG MISTERIUS DAN AJAIB: Silsilah Yesus Kristus (II), Sejarah Raja-raja" (Pdt. Abraham Park, D.Min., D.D.)

Alkitab sebagai firman Allah merupakan satu-satunya kitab suci yang memiliki benang merah historis yang saling terkait. Perjanjian Lama menubuatkan Kristus dan karya keselamatan-Nya yang akan digenapi dalam Perjanjian Baru. Bagaimana kita mengerti benang merah tersebut?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
PEMELIHARAAN YANG MISTERIUS DAN AJAIB:
Silsilah Yesus Kristus (II), Sejarah Raja-raja

oleh: Pdt. Abraham Park, D.Min., D.D.

Penerbit:
Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo), Jakarta bekerja sama dengan
Yayasan Damai Sejahtera Utama, Jakarta, 2013

Penerjemah: Pdt. Youn Doo Hee, B.Sc., M.Div.



Dr. Abraham Park membagi buku yang ditulisnya menjadi 5 bagian. Di bagian 1, Dr. Park menjelaskan tentang perjanjian kekal dan pemeliharaan Allah bagi umat-Nya di dalam keselamatan. Lalu, di bagian 2, beliau menjelaskan tentang sejarah periode kedua di dalam silsilah Yesus Kristus dengan menjelaskan tentang cara menghitung tahun-tahun pemerintahan raja-raja baik di Israel Utara maupun Israel Selatan di dalam periode kedua dari silsilah ini. Setelah itu, di bagian 3, beliau baru menjelaskan tokoh-tokoh dalam periode kedua di dalam silsilah Yesus Kristus mulai dari Daud s/d Yosia. Namun di dalam silsilah Yesus Kristus, ada sejarah raja-raja yang dihilangkan dan ini yang dibahas Dr. Park di Bagian 4 di mana beberapa raja sengaja dihilangkan karena beberapa alasan, yaitu mereka tidak takut akan Allah, antara lain Ahazia, Atalya, Yoas, dan Amazia. Dan di bagian 5, beliau menjelaskan sejarah raja-raja di Israel Utara mulai dari Yerobeam s/d Hosea. Setelah itu, sebagai kesimpulan sekaligus refleksi bagi kita, Dr. Park menjelaskan pentingnya pewarisan iman sebagai saluran untuk mewariskan Perjanjian, kasih Allah yang begitu besar di dalam Perjanjian itu, dan betapa agung dan kekal pelita Allah yang tak pernah padam di dalam sejarah keselamatan.



Rekomendasi:
“Setelah membaca buku ini, saya merasakan sebuah kebangkitan rohani seolah-olah disambar oleh wahyu yang besar. …. Menemukan buku-buku yang benar-benar mengungkapkan misteri-misteri Alkitab adalah seperti mencoba menemukan harta karun di gurun pasir. Banyak buku theologi menawarkan teori-teori tanpa jawaban yang memuaskan tentang Alkitab. Kebanyakan khotbah dihasilkan dari renungan pribadi dan tidak mengungkapkan kedalaman pemeliharaan Allah. Namun, buku ini adalah buku yang unik yang memuaskan kehausan rohani yang dalam. Saya berdoa agar buku yang merupakan karya yang sangat elok ini, dapat dikenal oleh umat Tuhan di seluruh dunia.”
Rev. Eui-Choon Hwang
Presiden UPCA in America

“… tulisan penulis yang terkandung di buku ini adalah studi rohani yang mendalam yang menembus seluruh Alkitab. Seri Sejarah Penebusan adalah sebuah karya yang tidak mungkin ditulis tanpa memiliki pemahaman yang menyeluruh dan wawasan yang mendalam dari Alkitab. Mengungkapkan bagian-bagian dari silsilah Yesus seperti yang penulis lakukan adalah sesuatu yang tidak dapat dilakukan oleh seorang pun ilmuwan atau ahli theologi sampai saat ini. Melalui buku ini, penulis dengan jelas menguraikan jalan iman yang harus diikuti dunia, gereja, dan akademisi. Saya percaya bahwa buku ini merupakan hujan berkat yang manis yang dicurahkan kepada gereja-gereja Korea pada masa kelaparan Firman ini.”
Dr. Yong-Kook Wone
Anyang University honorable Professor Advisor to the Korean Biblical Archaeology Society

“Buku ini sungguh-sungguh suatu mahakarya, menemukan orang-orang yang dihilangkan dalam silsilah Yesus Kristus. … Tulisan beliau bukanlah hasil racikan tulisan-tulisan populer dari penulis-penulis lain; sebaliknya, karyanya yang unik menggantikan tulisan seluruh generasi dan merupakan pelita yang tak terpadamkan.”
Dr. Ho-Hwan Kim
Pendeta Senior di Seattle Presbyterian Church di Seattle



Profil Dr. Abraham Park:
Pdt. Abraham Park, D.Min., D.D. yang lahir tanggal 17 Mei 1928 di Sariwon, propinsi Hwang-he, Korea adalah mantan Ketua The General Assembly of the Presbyterian Church of Korea, Hap-dong  Conservative. Beliau menamatkan studi Bachelor of Arts (B.A.) in Biblical Studies di The Presbyterian General Assembly Theological University; B.A. dalam bidang Bisnis dan Ekonomi di Kookmin University; Master of Divinity (M.Div.) di The Presbyterian General Assembly Theological Seminary; dan dianugerahi dua gelar: Doctor of Divinity (D.D.) dari Faith Theological Seminary dan Doctor of Ministry (D.Min.) dari Lael College and Graduate School.

05 April 2015

Book Description-314: THE DANGERS OF A SHALLOW FAITH (DR. A. W. TOZER)

The true Christian faith is based on what God said in the Bible, but many Christians do not have that kind of faith. Dr. A. W. Tozer said it as: “shallow faith”. What is that? What are the characteristic? How should we solve that shallow faith?

Get the answers in the
Book 
THE DANGERS OF A SHALLOW FAITH

by: DR. A. W. TOZER

compiled and edited by: Rev. Dr. James L. Snyder
(Pastor at Family of God Fellowship, Ocala, Florida who received Doctor of Letters honorary from Trinity College, Florida)

Publisher: Regal, Gospel Light, Ventura, California, 2012



In his book, Dr. A. W. Tozer explains what shallow faith is and its characteristics, such as apostasy, seeking a substitute for God, false teaching, spiritual lethargy, and backsliding. Those dangers should be recognized by evangelical Christians, such as the danger of victory and defeat; bondage and liberty; idleness and busyness; prosperity and adversity; and postponed living. After knowing all of dangers in evangelical Christians, how should we solve those dangers? In the third part, Dr. Tozer explains the paths to overcoming those dangers, such as: resisting the world’s propaganda, contemplating our ways (do we still obey Him or not), living the dynamics of God’s kingom, getting ready to fight the good fight (spiritual battle), and living as an intentional Christian who is a Christian who is powered by the Holy Spirit to have a lifestyle which contrary to everything around us in our culture. Let this book inspires and motivates us to do what God wants us to do in growing faith.



Biography of Dr. A. W. Tozer:
Aiden Wilson (A. W.) Tozer, Litt.D. (HC), LL.D. (HC) who was born on April 21st, 1897 in La Jose (now Newburg), a farming community in the hills of western Pennsylvania is a pastor of Christian and Missionary Alliance (CMA) in 1919-1963 and an editor of Alliance Witness (now: Alliance Life) in  1950-1963. In 1950, Tozer received an honorary Doctor of Letters (Litt.D.) from Wheaton College and in 1952, he received an honorary Doctor of Laws (LL.D.) from Houghton College. He married with Ada Cecelia Pfautz and they have seven children: 6 boys and 1 girl. He died on May 12th, 1963. He has written many books, such as The Pursuit of God, The Knowledge of the Holy, etc.

29 March 2015

Resensi Buku-313: MARI MENGENAL ARKEOLOGI ALKITAB: Sebuah Pengantar (David L. Baker, Ph.D. & John J. Bimson, Ph.D.)

Alkitab adalah firman Allah yang tak bersalah, namun pertanyaannya bagaimana kita membuktikan ketidakbersalahan Alkitab? Selain karena kesaksian internal Roh Kudus di dalam hati umat-Nya sebagai penentu utama, maka arkeologi Alkitab sangat diperlukan untuk membuktikan bahwa Alkitab dapat dipercaya secara historis. Apa pentingnya arkeologi Alkitab? Bagaimana arkeologi Alkitab membuktikan keterandalan Alkitab?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
MARI MENGENAL ARKEOLOGI ALKITAB:
Sebuah Pengantar

oleh: 
David L. Baker, Ph.D.
John J. Bimson, Ph.D.

Penerbit: BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2011 (cet. ke-3)



Di dalam buku ini, para penulis membahas signifikansi arkeologi Alkitab bagi penyelidikan Alkitab baik Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Hal ini dimulai dari penguraian sejarah arkeologi Alkitab hingga abad modern. Kemudian dilanjutkan dengan apa yang dikerjakan oleh arkeolog Alkitab di dalam menyelidiki kesejarahan Alkitab. Setelah pendahuluan, para penulis mulai menguraikan arkeologi Alkitab baik dalam PL dan PB. Arkeologi PL dimulai dari tulisan-tulisan kuno, permulaan dunia, nenek moyang Israel, Israel keluar dari Mesir, pendudukan Kanaan, permulaan kerajaan, Israel Utara, masa akhir Yehuda, dan kembalinya Israel ke tanah Perjanjian. Arkeologi PB yang diselidiki meliputi naskah-naskah Laut Mati dan tulisan-tulisan Yunani dan Romawi yang menjadi pengantar memahami PB, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan tokoh Herodes Agung dan diakhiri dengan kitab-kitab Injil yang mengkhususkan pembahasan arkeologi tentang kedudukan imam besar, pengadilan Kristus, dan kematian dan kebangkitan Kristus. Kesemuanya ini diuraikan dengan menjelaskan sejarahnya dilengkapi dengan penemuan bukti arkeologis terkini.



Profil para penulis:
David L. Baker, Ph.D. lahir di Inggris pada tahun 1949. Beliau menempuh pendidikan di Universitas Sheffield dan memperoleh kesarjanaan pada tahun 1970 dan doktor pada tahun 1975 dalam jurusan Biblika. Pada tahun 1978-1979, beliau melayani di Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Angkola di Tapanuli Selatan. Pada tahun 1980-1990, beliau bertugas sebagai dosen Biblika di Sekolah Tinggi Theologi HKBP (STT-HKBP), Pematang Siantar dan pada tahun 1990-2001 sebagai dosen Perjanjian Lama di STT Jakarta. Pada tahun 2001, beiau menjadi wakil ketua Tyndale House di Cambridge, Inggris. Beliau menulis beberapa buku dalam bahasa Indonesia, antara lain: “Mari Mengenal Perjanjian Lama”, “Roh dan Kerohanian Dalam Jemaat”, dan “Satu Alkitab, Dua Perjanjian.”

John J. Bimson, Ph.D. lahir di Inggris pada tahun 1950. Beliau menyelesaikan studi jurusan Biblika di Universitas Sheffield dan memperoleh gelar Bachelor of Arts (B.A.) pada tahun 1973 dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) pada tahun 1977. Disertasinya terbit dengan judul, “Redating the Exodus and Conquest”. Beliau pernah bertugas di Tyndale House, Cambridge (1977-1979) dan Universitas Sheffield (1979-1981), dan sejak itu menjadi dosen bidang Perjanjian Lama di Trinity College, Bristol. Selama musim panas tahun 1985 dan 1986 beliau bertugas sebagai salah seorang pengawas dalam penggalian di Khirbet Nisya. Beliau menikah dengan Maya dan dikaruniai 2 orang anak.

22 March 2015

Resensi Buku-312: IMAN DI SAAT KRISIS (ed. Paul Tokunaga, M.C.S.)

Orang Kristen tidak luput dari berbagai kesulitan hidup. Namun perbedaannya dengan orang-orang non-Kristen adalah umat pilihan-Nya dapat bertahan hidup di dalam kesulitan hidup itu dengan iman bahwa Allah memelihara hidup umat-Nya. Lalu, bagaimana memiliki iman yang seperti itu di tengah problematika hidup?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
IMAN DI SAAT KRISIS:
Tetap Setia Mengikut Yesus

Diedit oleh: Paul Tokunaga

Penerbit: Literatur Perkantas, Jakarta, 2010

Penerjemah: Iwan Wibowo



Di dalam buku ini, para penulis membahas pentingnya iman di saat krisis hidup. Krisis itu bisa meliputi krisis relasi, krisis identitas, krisis waktu, dll. Agar dapat bertahan dalam berbagai krisis hidup, maka para penulis mengarahkan kita untuk memiliki iman yang berakar di dalam Kristus dengan belajar menjadi murid Kristus yang melepaskan kehendak kita pribadi dan menyerahkannya kepada Kristus yang disusul dengan hidup di dalam kebenaran dan akrab dengan-Nya. Iman ini diaplikasikan dengan cara orang Kristen membangun relasi baik dengan pasangan maupun orang tua. Iman juga diaplikasikan dengan cara orang Kristen menjadi berkat bagi lingkungan sekitar di mana mereka menjadi garam dan terang bagi dunia dengan cara menggumulkan panggilan hidup di hadapan Allah, menggunakan waktu untuk memuliakan-Nya, mencintai keadilan, memberitakan Injil, mengenal hati Allah bagi dunia, mengikut-Nya dalam kegelapan, dan terakhir memelihara iman di tengah kegelapan dunia. Biarlah buku ini dapat menginspirasi kita tatkala menghadapi krisis di dalam hidup kita.



Endorsement:
“Kisahnya jujur dan menggugah tekad. Para penulisnya menunjukkan pada kita bahwa mengikut Yesus tidaklah membuat kita menjadi pribadi yang menyenangkan, melainkan Ia membuat kita menjadi baru, murid yang berkomitmen total, yang menjalani hidup penuh kasih, dan pengabdian kepada Allah.”
Dr. (HC) Rebecca Manley Pippert, M.A.
Penulis Out of the Sattshaker dan Pendiri Salt Shaker Ministries yang menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) dan Master of Arts (M.A.) dengan predikat High Honors dalam bidang literatur Inggris di University of Illinois dan dianugerahi gelar doktor.

“Ini adalah sebuah buku yang ditulis dan dijelaskan dengan baik, yang berasal langsung dari laboratorium kehidupan.”
John W. Alexander

“Buku ini akan menarik perhatian Anda sejak halaman pertama, menantang Anda di halaman kedua, menyita perhatian Anda hingga halaman terakhir, dan – jika Anda mengikuti petunjuknya – mengubah hidup Anda.”
Prof. James W. Sire, Ph.D.
Mantan editor senior di InterVarsity Press, dosen tamu di berbagai perguruan tinggi di Amerika Serikat dan Eropa, dosen bagi InterVarsity Christian Fellowship, dan penulis buku The Universe Next Door yang meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of Missouri.




Profil para penulis:
Para penulis adalah staf di InterVarsity Christian Fellowship (Indonesia: Persekutuan Antar Universitas—Perkantas):
Paul Tokunaga, B.S., M.C.S. adalah Wakil Presiden dan Direktur untuk Strategic Ministries, mengawasi: Bahasa Yunani, Perawatan, Mahasiswa Internasional, Penginjilan, Seni, The Daniel Project, Staff Development and Training, dan pelayanan-pelayanan baru. Beliau bersama Presiden Alec Hill memimpin the Prospective Senior Leaders Cohort (program pengembangan kepemimpinan senior yang potensial). Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Science (B.S.) dalam bidang Jurnalisme di California Polytechnic State University in San Luis Obispo dan Master of Christian Studies (M.C.S.) di Regent College, Canada. Beliau juga menjadi rekan penulis buku Following Jesus Without Dishonouring Our Parents. Bersama istrinya Margaret dan anak laki-lakinya Sam, beliau tinggal di Atlanta, Georgia.

Kevin Blue adalah Direktur Los Angeles Urban Project (LAUP) dan tua-tua di Church of the Redeemer di pusat selatan Los Angeles, yang berpusat pada rekonsiliasi rasial, belas kasihan, dan keadilan.

Amy Brooke adalah staf di Illinois Wesleyan University dan sering menulis untuk Student Leadership Journal.

Prof. Robbie Fox Castleman, D.Min. saat ini menjadi Profesor Studi Biblika di John Brown University. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) bidang Studi Biblika di Loyola University dengan predikat summa cum laude; Master of Arts (M.A.) bidang Agama di Florida State University; dan Doctor of Ministry (D.Min.) di University of Dubuque Theological Seminary.  Beliau adalah penulis buku True Love in a World of False Hope dan menjadi kontributor pada buku For All the Saints. Beliau menikah dengan Rev. D. Breck Castleman dan dikaruniai 2 orang putra.

Bobby Gross adalah Direktur graduate and faculty ministries di IVCF dan dewan nasional di Christians in the Visual Arts (CIVA). Beliau tinggal di Atlanta, Georgia. Beliau menulis buku “Living the Christian Year: Time to Inhabit the Story of God”.

Prof. Jonathan Tran, Ph.D. adalah Associate Professor di bidang Departemen Agama, Baylor University, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi B.A. bidang Ilmu Politik di University of California at Riverside; Master of Divinity (M.Div.) dengan predikat summa cum laude di The Divinity School, Duke University, Durham; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) bidang Theologi dan Etika di The Graduate School, Departemen Agama, Duke University, Durham.

15 March 2015

Buku ke-34: "TUMBANG DALAM ROH: Perspektif Alkitabiah Vs Fenomena Zaman" (Denny Teguh Sutandio)

Sejak kira-kira akhir abad XX hingga saat ini (abad XXI), fenomena tumbang (jatuh ke belakang) dalam roh terus terjadi di berbagai gereja kontemporer yang pop. Para pendukungnya mempraktikkan fenomena ini dan mengidentikkannya sebagai tanda menerima Roh Kudus. Namun di sisi lain, ada beberapa orang yang menolak fenomena ini dengan dasar bahwa posisi jatuh dari orang yang dipenuhi Roh Kudus itu selalu ke depan, bukan ke belakang. Lalu, mana yang benar?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
“TUMBANG DALAM ROH:
Perspektif Alkitabiah Vs Fenomena Zaman”

oleh: Denny Teguh Sutandio


Penerbit: Sola Scriptura

Harga: Rp 65.000, 00/buku
+ ongkos kirim (tergantung lokasi)



Berminat?
Segera dapatkan buku ini dengan membelinya di:
Denny Teguh Sutandio (0878-5187-3719)


NB: 
Buku akan dikirimkan ke alamat pemesan setelah pemesan melakukan transfer biaya pesanannya paling lambat satu minggu setelah pemesan mendapat SMS balasan dari saya.



Apa kata mereka tentang buku ini?
“Perlu membedakan antara hidup yang dipimpin oleh Roh dan praktik spiritisme atau mistisisme yang lagi marak dalam nuansa Kristiani. ... Melalui buku Tumbang dalam Roh inilah, sahabat saya sedang mengulasnya demi memberikan pencerahan mulai dari sejarah, praktik dan fenomena perkembangannya, yang tentunya disoroti secara Alkitabiah. ...”
Pdt. Juanda, D.Th.
Pengkhotbah, Penulis Buku, dan Dosen di beberapa Sekolah Alkitab (STT) di Indonesia

“... Penulis buku ini menerima manifestasi tumbang dalam roh yang mungkin berasal dari Allah, namun mengujinya berdasarkan firman Allah. ...  Saya juga hendak mengingatkan agar setiap orang Kristen (Karismatik maupun non Karismatik) seharusnya berani mengambil sikap tegas menguji setiap bentuk ajaran atau perilaku, khususnya yang menyangkut ajaran iman dan perilaku yang diklaim benar. Rasa takut untuk menguji segala sesuatu yang datang dengan memakai jubah Kekristenan dan mengatasnamakan Roh Kudus, tidaklah menunjukkan spiritualitas yang tinggi tetapi justru menunjukkan kelemahan. ... Miliki dan bacalah buku ini hingga selesai, dan Anda pasti mendapatkan manfaatnya”
Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th. 
Theolog Protestan-Karismatik, Pendeta, dan Gembala di Gereja Bethel Apostolik Profetik (GBAP) Bintang Fajar Palangka Raya; Dosen Filsafat-Apologetika Kharismatik di STT AIMI, Solo; Pengajar di beberapa STT lainnya; dan Penulis buku “Apologetika Kharismatik: Kharismatik Yang Kukenal dan Kuyakini”