16 December 2012

Resensi Buku-198: IVP INTRODUCTION TO THE BIBLE (editor: Philip Johnston, Ph.D.)



Sebagai orang Kristen, kita percaya bahwa Alkitab adalah satu-satunya sumber kebenaran bagi iman dan praktik hidup Kristen. Namun, seberapa kita mengenal Alkitab yang kita miliki tersebut? Apa yang diajarkan Alkitab baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru? Bagaimana kita mengerti Alkitab?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
IVP INTRODUCTION TO THE BIBLE:
Pengantar untuk Mengenal Alkitab

Diedit oleh: Philip Johnston, Ph.D.

Penerjemah: Dr. Christian Nugroho

Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 2011



Dalam buku ini, para penyumbang naskah menjelaskan segala hal berkaitan dengan Alkitab khususnya setiap kitab dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru. Di bagian awal, Dr. Mark Strauss memaparkan pentingnya orang Kristen mengenal Alkitab. Di bab ini, Dr. Strauss menjelaskan segala hal berkaitan dengan Alkitab: sifat, otoritas, ketidakbersalahan, kanonisasi, kritik teks, terjemahan, dll. Kemudian, di Bab 2, Dr. Desmond Alexander, Dr. Jamie Grant, Dr. Philip Johnston memaparkan pendahuluan memahami Perjanjian Lama mulai dari sejarah, latar belakang, theologi, dan cara menafsirkannya. Pendahuluan ini memimpin kita untuk mengerti 4 bab berikutnya tentang berbagai jenis kitab dalam setiap kitab dalam Perjanjian Lama: Pentateukh, Kitab-kitab Sejarah, Kitab-kitab Puisi, dan Nabi-nabi. Keempat jenis dan kitab-kitab yang termasuk di dalamnya ini diuraikan latar belakang masing-masing kitab, struktur, dan aplikasinya bagi orang Kristen di zaman sekarang. Kemudian, di bab 7, Dr. Carl Mosser menjelaskan periode antara Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru yang kerap kali disebut periode intertestamental. Periode ini menjadi pengantar kita memahami dunia Perjanjian Baru khususnya Injil, misalnya pembagian Farisi vs Saduki, dll. Setelah memahami periode ini, di bab 8, Dr. Ian Paul, Dr. Carl Mosser, Dr. Mark Strauss, dan Dr. Brian Rosner menjelaskan pendahuluan memahami Perjanjian Baru, meliputi: sejarah, latar belakang, theologi, dan cara menafsirkannya. Pendahuluan ini memimpin kita mengerti 4 jenis kitab di dalam Perjanjian Baru, yaitu: Kitab-kitab Injil, Kisah Para Rasul, Surat-surat Kiriman, dan Kitab Wahyu. Masing-masing jenis kitab dan kitab-kitab yang termasuk di dalam keempat jenis tersebut dijelaskan tentang latar belakang kitab, struktur, dan aplikasinya bagi orang Kristen di zaman sekarang.



Rekomendasi:
“Sekiranya saya hanya boleh mempunyai satu buku saja untuk menolong saya memahami Alkitab, inilah buku yang akan saya pilih. Dalam buku yang diredaksi dengan andal oleh Dr. Philip Johnston ini, sekelompok pakar orthodoks tidak saja memberikan tinjauan lengkap mengenai semua kitab dalam Alkitab, tetapi juga menyajikan empat pasal perkenalan mengenai Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (Sejarah, Latar Belakang, Theologi, dan Penafsirannya) dengan disertai pula sebuah pasal penting “Di Antara Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Gaya penulisannya jelas dan mudah dicerna, tidak membutuhkan pengetahuan seorang pakar, dan memadukan pengetahuan ilmiah yang sehat dengan kecintaan yang nyata terhadap Alkitab. Baik para siswa maupun anggota gereja akan mendapati bahwa buku ini sangat berharga. Saya dengan segenap hati merekomendasikan buku ini.”
Prof. E. Michael B. Green, D.D.
(mantan Pemimpin di St. John’s College, Nottingham, mantan Profesor untuk Bidang Penginjilan di Regent College, Vancouver, Canada, dan Penasihat Uskup Agung Canterbury dan York untuk Bidang Penginjilan; dan sejak 1997: Senior Research Fellow dan Kepala bidang Penginjilan dan Apologetika di Wycliffe Hall, Oxford Bachelor of Arts—B.A. di Clifton College dan Master of Arts—M.A. di Exeter College, Oxford; B.A., M.A., dan Bachelor of Divinity—B.D. di Queens’ College, Cambridge; dan dianugerahi gelar Doctor of Divinity—D.D. oleh the Archbishop of Canterbury (1996) dan dari University of Toronto (1992))

“Buku yang luar biasa ini memberikan tinjauan yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami mengenai seluruh Alkitab. Kehebatannya adalah dalam merangkum kualitas-kualitas yang bisa saja kelihatan tidak terkait dan tidak sinambung satu sama lain. Misalnya, buku ini memberikan sarana dan informasi penting untuk membuat pemahaman Alkitab menjadi gamblang dan bermanfaat, tetapi tanpa membuat para pembacanya merasa bahwa mereka sedang diajari berbagai isu sastra, sejarah, dan theologi yang luas. Tinjauan-tinjauan mengenai Alkitab yang sudah ada telah memberikan satu pola utama yang mengalir lancar dan cepat bagaikan melanju di jalan bebas hambatan, dimulai dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu. Namun, pola tersebut tidak menunjukkan kepada para pembaca bagaimana memanfaatkan jalan-jalan kecil dengan baik. Sebaliknya, karya ini, memberikan rincian yang cukup untuk melakukan penjelajahan, dan petunjuk yang memadai untuk tidak membuat orang tersesat. Akhirnya, dan barangkali yang paling penting, buku ini memadukan ketepatan logika akademis dengan kerendahan hati yang saleh—faktor yang penting untuk dapat mendengar firman Tuhan. Brian Rosner mengutarakan hal ini dengan baik (hlm. 293): “Hambatan terbesar untuk dapat membaca dan memahami Alkitab Perjanjian Baru dengan benar bukanlah pikiran yang tumpul atau kurangnya pengetahuan yang khusus, melainkan hati yang keras. Sebagaimana firman Tuhan ditujukan bagi dunia, berita Alkitab Perjanjian Baru pun ditujukan bagi mereka yang datang kepada-Nya dengan iman.” Saya sangat merekomendasikan buku ini.”
Richard Cunningham
(Direktur UCCF)

“Baik Alkitab itu sendiri maupun bidang studi tentang Alkitab sangatlah luas dan kompleks. Namun, keduanya juga sangat kaya dan bermanfaat. Buku ini merupakan sebuah pengantar yang jelas dari para pakar yang Injili, yang mengerti apa yang mereka tulis. Buku ini cukup berbobot untuk memenuhi janjinya tanpa harus memeras otak, dan buku ini juga tidak rumit. Sebuah pengantar yang baik bagi orang-orang bukan-pakar yang berminat mendalami Alkitab. Saya sungguh merekomendasikan buku ini.”
Barry Webb
(Rekan Peneliti untuk Bidang Perjanjian Lama di Moore College, Sydney, Australia)

“Setiap orang yang sungguh-sungguh berusaha membaca Alkitab akan segera menyadari bahwa itu tidak mudah. Buku ini dirancang untuk menolong dengan menyediakan baik keterangan yang spesifik maupun sudut pandang yang umum bagi pembaca masa kini. Buku ini tidak menuntut banyak pengetahuan pendahuluan dari pembacanya, tetapi juga tidak meremehkannya. Bersiaplah untuk membaca dengan serius, sementara para pakar terkenal menuangkan pengetahuan mereka ke dalam tulisan yang mudah dicerna ini. Bersiaplah juga untuk dibimbing dengan lembut, tetapi tegas, keluar dari ‘zona nyaman’ Anda: Alkitab bukanlah sebuah kitab yang nyaman, dan buku ini tidak menutup-nutupi fakta itu. Namun, jika Anda siap untuk memperluas pengetahuan Anda, selamat datang dalam perjalanan yang menyenangkan ini untuk menemukan sesuatu yang akan bertahan sepanjang hidup Anda.”
Prof. Richard Thomas (Dick) France, Ph.D.
(mantan Pemimpin di Wycliffe Hall, Oxford dan sekarang: Honorary Research Fellow di Bangor University; B.A. dan M.A. dari Balliol College, Oxford; B.D. dari Tyndale Hall, University of London; dan Doctor of Philosophy—Ph.D. dari Tyndale Hall, University of Bristol)



Profil Para Penyumbang Naskah:
Prof. T. Desmond Alexander, Ph.D. adalah Dosen Senior bidang Studi Biblika dan Direktur Postgraduate Studies di Union Theological College, Belfast, Irlandia Utara. Beliau juga menjabat sebagai tua-tua di Fitzroy Presbyterian Church. Beliau menulis buku: From Eden to the New Jerusalem.

Prof. Jamie Grant, LL.B., M.A., Ph.D. adalah Wakil Pimpinan dan Tutor dalam bidang Studi Alkitab di Highland Theological College, Dingwall, Skotlandia. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Laws (LL.B.) di University of Dundee; M.A. dalam bidang Studi Biblika di Reformed Theological Seminary; dan Ph.D. dalam Kitab Mazmur di University of Gloucestershire. Beliau menikah dengan Iwona dan dikaruniai 2 putri dan 1 putra.

Philip Johnston, Ph.D. adalah Direktur Studi dan Tutor dalam bidang Perjanjian Lama di Wycliffe Hall, Oxford, U.K.

Prof. Tremper Longman, III, B.A., M.Div., M.Phil., Ph.D. adalah Robert H. Gundry Professor of Biblical Studies dan Ketua Departemen Religious Studies di Westmont College, Santa Barbara, U.S.A. Beliau meraih gelar B.A. dari Ohio Wesleyan University; Master of Divinity (M.Div.) dari Westminster Theological Seminary; Master of Philosophy (M.Phil.) dan Ph.D. dari Yale University. Beliau menikah dengan Alice dan dikaruniai 3 orang putra. Beliau menulis beberapa buku, antara lain How to read the Psalms, The complete literary guide to the Bible - bersama Leland Ryken, The book of Ecclesiastes, Dictionary of biblical imagery - bersama Leland Ryken, dll.

Rev. Ernest Lucas, M.A., Ph.D., Ph.D. adalah Wakil Pimpinan dan Tutor dalam bidang Studi Biblika di Bristol Baptist College, U.K. Beliau menyelesaikan studi M.A. dalam bidang Kimia di Oxford University dan Ph.D. dalam bidang Kimia di the University of Kent; dan Ph.D. dalam bidang Perjanjian Lama di Oxford University. Beliau menulis buku: Can We Believe Genesis Today? Beliau menikah dengan Hazel dan dikaruniai 2 orang putra.

Prof. Ian Howard Marshall, B.A., M.A., B.D., Ph.D., D.D. adalah Profesor Emerius bidang Eksegesis Perjanjian Baru di University of Aberdeen, Skotlandia. Beliau menyelesaikan studi B.A. di University of Cambridge; M.A., B.D., dan Ph.D. di University of Aberdeen; dan D.D. dari Asbury Theological Seminary.

Carl Mosser, M.A., Th.M., Ph.D. adalah Asisten Profesor Studi Alkitab di Eastern University, St. Davids, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi M.A. dalam bidang Perjanjian Baru, Filsafat Agama, dan Theologi di Talbot School of Theology; Master of Theology (Th.M.) dalam bidang Filsafat Agama di Fuller Theological Seminary, U.S.A.; dan Ph.D. dalam bidang Studi Perjanjian Baru di the University of St. Andrew, Skotlandia. Beliau menjadi editor bersama untuk beberapa buku, salah satunya: The New Mormon Challenge.

Rev. Ian Paul, M.A. M.Sc., B.Th., Ph.D. adalah Dekan Studi dan Lektor dalam bidang Perjanjian Baru dan Hermeneutika di St. John’s College, Nottingham, U.K. Beliau juga anggota dari: British New Testament Society, Fulcrum Leadership Team, Church of England Evangelical Council, dan anggota dewan dari Scripture Union. Beliau menyelesaikan studi M.A. dalam bidang Matematika di Oxford University; Master of Science (M.Sc.) dalam bidang Riset Operasional di Southampton University; Bachelor of Theology (B.Th.) di University of Nottingham; dan Ph.D. dalam bidang Hermeneutika di Nottingham Trent University dengan tesis, “The Value of Paul Ricoeur’s Hermeneutic of Metaphor in the Interpretation of the Imagery of the Book of Revelation”. Beliau menikah dengan Maggie dan dikaruniai 3 orang anak: Lizi, Ben and Rebecca dan seorang anak angkat perempuan: Jo Jo dari Burma. Beliau menulis buku: Through the Eyes of Mark dan mengedit buku Building your Spiritual World.

Prof. Brian Rosner, B.A., Th.M., Ph.D. adalah Lektor Senior dalam bidang Perjanjian Baru dan Etika di Moore Theological College, Sydney, Australia. Sejak tahun 2001, beliau terpilih sebagai Honorary Senior Research Fellow dalam Departemen Ancient History di Macquarie University. Beliau menyelesaikan studi B.A. di Sydney University; Th.M. di Dallas Theological Seminary, U.S.A.; dan Ph.D. di University of Cambridge, U.K.

Prof. Mark L. Strauss, B.A., M.Div., Th.M., Ph.D. adalah Profesor Perjanjian Baru di Bethel Seminary, San Diego, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi B.A. dalam bidang Psikologi di Westmont College; M.Div. and Th.M. bidang Perjanjian Baru di Talbot School of Theology; dan Ph.D. dalam bidang Perjanjian Baru di University of Aberdeen, Skotlandia. Beliau menulis buku-buku antara lain:
·                The Gospel of Mark, bersama Walter Wessel, dalam Expositors’ Bible Commentary. Revised Edition Vol. 9 (gen. eds. Tremper Longman III & David E. Garland; Grand Rapids: Zondervan, 2010)
·                NLT Study Series: John. Meet God Face to Face, bersama Gary M. Burge; editor umum Sean A. Harrison (Carol Stream, IL: Tyndale House Publishers, 2009)
·                How to Choose A Translation for All Its Worth. A Guide to Understanding and Using Bible Versions, bersama Gordon D. Fee (Grand Rapids: Zondervan, 2007)
·                Four Portraits, One Jesus. An Introduction to Jesus and the Gospels (Grand Rapids: Zondervan 2007)
·                The Essential Bible Companion, bersama John H. Walton dan Ted Cooper Jr. (Grand Rapids: Zondervan, 2006)
·                Truth & Error in the Da Vinci Code. The Facts about Jesus and Christian Origins (San Diego: Alethinos Books, 2006)
·                “Luke,” in The Illustrated Bible Backgrounds Commentary, Vol. 1, hlm. 318-515 (editor umum, Clinton Arnold; Grand Rapids: Zondervan, 2002). Republished as stand alone volume, 2007
·                Distorting Scripture? The Challenge of Bible Translation and Gender Accuracy (Downers Grove, Ill.: InterVarsity, 1998)
·                The Davidic Messiah in Luke-Acts. The Promise and its Fulfillment in Lukan Christology (JSNTSup; Sheffield: Sheffield Academic Press, 1995).

09 December 2012

Resensi Buku-197: KAUM PILIHAN ALLAH (Rev. R. C. Sproul, Ph.D.)

Topik predestinasi adalah topik yang sering mengundang perdebatan yang tidak habis-habis antara Calvinis Vs Arminian. Apa sebenarnya predestinasi? Apa yang Alkitab ajarkan tentang predestinasi?

Temukan jawabannya dalam:
Buku Seri Teologi Sistematika
KAUM PILIHAN ALLAH

oleh: Rev. R. C. Sproul, Ph.D.

Penerjemah: Pdt. Rahmiati Tanudjaja, D.Miss. dan Dr. Jenny Wongka

Penerbit: Literatur Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang, 2011 (cetakan keenam)



Di bagian awal bukunya ini, Rev. Dr. R. C. Sproul memaparkan pengalamannya dahulu yang pernah membenci doktrin predestinasi, kemudian disusul pergumulannya yang “terpaksa” menerima predestinasi setelah menyelidiki Alkitab, dan terakhir ia dengan rela menerima doktrin ini. Kerelaannya ini ditandai dengan semangat yang gigih menjelaskan doktrin predestinasi sebagaimana yang Alkitab ajarkan. Hal itu ditandai dengan penjelasannya yang teliti, jelas, namun sederhana tentang kaitan predestinasi dengan kedaulatan Allah dan predestinasi dengan kehendak bebas manusia. Bagi Dr. Sproul, orang Kristen dapat memahami predestinasi, jika ia sendiri memahami apa itu dosa, sehingga ia menguraikan tentang dosa asal di Bab 4 dan kemudian di Bab 5, ia memaparkan bagaimana kelahiran baru berpartisipasi menghidupkan kita yang mati secara rohani (berdosa). Bagaimana menjawab ajaran Arminian yang mengajarkan bahwa Allah memilih beberapa manusia setelah Ia tahu bahwa manusia itu memilih-Nya di kemudian hari? Di Bab 6, Dr. Sproul memaparkan bantahannya terhadap doktrin Arminian ditinjau dari pengajaran Alkitab dan logika Kristen. Banyak orang Kristen salah memapami predestinasi di dalam Calvinisme, lalu mengajarkan prinsip ultimasi yang seimbang yaitu Allah memilih beberapa manusia menjadi umat-Nya dan Ia mengeraskan hati sisanya agar menolak Allah. Benarkah demikian? Di Bab 7, Dr. Sproul membantah anggapan demikian dan mengajarkan bahwa Calvinisme mengajarkan predestinasi ganda dalam pengertian: Allah secara aktif memilih beberapa manusia menjadi umat-Nya dan secara pasif membiarkan sisanya (tidak berarti Allah aktif menolak kaum reprobat/tertolak). Jika segala sesuatu telah dipredestinasikan Allah, bagaimana kita tahu bahwa kita selamat? Di Bab 8, Dr. Sproul memaparkan bahwa kita bisa tahu bahwa kita selamat jika kita mengalami anugerah penebusan di dalam Kristus dan menghasilkan bukti eksternal yaitu buah-buah pertobatan. Dan di bab terakhir, Dr. Sproul mengemukakan beberapa pertanyaan seputar predestinasi, misalnya kaitan predestinasi dan penginjilan, dll, lalu Dr. Sproul membantah anggapan yang keliru tersebut dengan dasar Alkitab. Biarlah melalui buku ini, kita sebagai orang Kristen dapat mengerti ajaran predestinasi sebagaimana yang Alkitab ajarkan.



Profil Rev. Dr. R. C. Sproul:
Rev. Robert Charles Sproul, B.A., M.Div., Ph.D. lahir pada tahun 1939 di Pittsburgh, Pennsylvania, U.S.A. Beliau adalah Pendiri dan Ketua dari Ligonier Ministries dan pelayanan beliau dapat didengar sehari-hari melalui siaran radio Renewing Your Mind baik di Amerika Serikat maupun secara internasional. Selain itu beliau juga menjadi Pendeta Senior bidang Preaching and Teaching di Saint Andrews Chapel, Sanford, Florida dan anggota dewan dari the Alliance of Confessing Evangelicals. Beliau meraih gelar Bachelor of Arts (B.A.) dari Westminster College, Pennsylvania pada tahun 1961; Master of Divinity (M.Div.) dari Pittsburgh-Xenia Theological Seminary pada tahun 1964; Doktorandus (Drs.) dari the Free University of Amsterdam pada tahun 1969; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Whitefield Theological Seminary pada tahun 2001. Beliau menikah dan dikaruniai 2 orang anak: seorang putri, Sherrie Sproul Dick dan putra, Rev. R. C. Sproul, Jr., D.Min.

02 December 2012

Resensi Buku-196: SATU IMAN: Konsensus Injili (Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden)

Iman adalah satu-satunya aspek terpenting dalam hidup manusia. Bagaimana dengan iman Kristen? Apa yang dipercaya oleh iman Kristen khususnya dari sudut pandang Injili? 

Temukan jawabannya dalam:
Buku
SATU IMAN:
Konsensus Injili


oleh:
Prof. J. I. Packer, D.Phil. dan 
Prof. Thomas C. Oden, Ph.D., D.Litt.

Penerjemah: Dr. Peter Suwadi Wong, Th.M.

Kata Pengantar: Pdt. R. A. Waney, M.Th.

Penerbit:
Sekolah Tinggi Theologi Bandung bekerja sama dengan BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2011



Di dalam bukunya, Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden memaparkan 16 poin ajaran Kristen tentang doktrin Allah, manusia dan dosa, Kristus, dibenarkan melalui anugerah (keselamatan), Roh Kudus, pengudusan, gereja, dan tanggung jawab sosial orang Kristen yang merupakan kumpulan dari pengakuan iman Injili baik dari beberapa seminari theologi Injili maupun badan pelayanan yang bersifat Injili. Kumpulan pengakuan iman Injili ini menyatukan berbagai gereja Injili transdenominasi yang sesuai dengan Alkitab. Biarlah kumpulan pengakuan iman Injili ini mengajar kita pentingnya kesatuan di dalam tubuh Kristus di dalam hal-hal primer.



Rekomendasi:
“Kaum Injili biasa mengeluhkan terjadinya fragmentasi yang terus-menerus, dan memang demikianlah adanya. Namun, J. I. Packer dan Thomas C. Oden mengemukakan adanya sebuah titik pandang lain, yaitu adanya inti kepercayaan theologis, yang dipegang bersama oleh semua kaum Injili dan merupakan dasar bagi persatuan global. Mereka menyebut hal ini sebagai ‘ekumenisme baru’. Mereka memperlihatkan realitas tersebut baik melalui eksposisi yang bijaksana dalam enam belas tema theologis, maupun melalui kutipan mereka dari sejumlah pernyataan terkenal sejak 1950.”
(alm.) Rev. Dr. John R. W. Stott, C.B.E.
Rector Emeritus di All Souls Church, London, U.K.

“Dokumen-dokumen bersejarah bagi pembaca dalam masa yang tepat menyandang kesaksian bagi satu Tuhan yang kita sembah melalui satu iman yang kita miliki bersama. Sebuah kontribusi klasik bagi persatuan dan integritas Kristen.”
Prof. Timothy George, Th.D.
Dekan dan Professor of Divinity di Beeson Divinity School, Samford University dan editor eksekutif untuk Christianity Today; Bachelor of Arts (A.B.) dari University of Tennessee at Chattanooga; Master of Divinity (M.Div.) dari Harvard Divinity School; dan Doctor of Theology (Th.D.) dari Harvard University

“Dalam buku ini, J. I. Packer dan Thomas C. Oden mendemonstrasikan bahwa evangelikalisme yang sering dituduh mempunyai fokus theologis sempit, sesungguhnya memberi kita rincian iman Kristen yang kokoh berpijak secara historis dan peka secara ekumenis – sebuah buku yang berbicara secara kuat tentang kelaparan rohani terdalam abad ke-21.”
Prof. Richard J. Mouw, Ph.D.
Presiden dan Profesor Filsafat Kristen di Fuller Theological Seminary, U.S.A.; B.A. dari Houghton College;
M.Div. dari Western Theological Seminary; Master of Arts (M.A.) dari University of Alberta; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of Chicago

“Sekarang saatnya para pemimpin dan komunitas Injili menegaskan konsensus kesatuan imannya secara lebih mendalam guna memberikan arah pada dunia. Kaum Injili harus terus-menerus menegaskan keunikan iman dan theologinya agar sungguh-sungguh menjadi berkat, mencerahkan, dan mentransformasi konteksnya. Buku ini akan menjadi salah satu sumber penting untuk tugas yang menarik dan mulia tersebut.”
Pdt. Agus Gunawan Satyaputra, Th.M.
Rektor dan dosen Historika dan Sistematika di Sekolah Tinggi Theologi Bandung; Sarjana Theologi (S.Th.) dari Seminari Alkitab Asia Tenggara—SAAT Malang dan Master of Theology (Th.M.) dari Trinity Theological College, Singapore dan International Theological Seminary, U.S.A.




Profil Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden:
Rev. Prof. James Innell Packer, D.Phil.  yang lahir di Gloucester, Inggris, 22 Juli 1926 adalah Board of Governors’ Professor of Theology at Regent College di Vancouver, Canada. Beliau juga adalah kontributor dan editor eksekutif majalah Christianity Today. Beliau juga terlibat sebagai salah satu yang menandatangani Chicago Statement on Biblical Inerrancy yang menegaskan ketidakbersalahan Alkitab. Selain itu, beliau juga melayani sebagai editor umum Alkitab English Standard Version (ESV). Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.); Master of Arts (M.A.); dan Doctor of Philosophy (D.Phil.) di Corpus Christi College, Oxford University, U.K. Buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya:
•    Fundamentalism and the Word of God (1958; reprinted 1984)
•    Keep In Step With The Spirit: Finding Fullness In Our Walk With God (1984, dicetak ulang 2005)
•    Knowing God (1973, dicetak ulang 1993) ISBN 0-8308-1650-X
•    Evangelism and the Sovereignty of God (1961 by Inter-Varsity Fellowship) (dicetak ulang 1991)
•    A Quest for Godliness: The Puritan Vision of the Christian Life (1994)
•    Concise Theology: A Guide to Historic Christian Beliefs (2001)
•    One Faith: The Evangelical Consensus bersama Thomas Oden (2004)
•    Collected Shorter Writings in four volumes
•    The Redemption and Restoration of Man in the Thought of Richard Baxter (2003, berdasarkan disertasi beliau di Oxford pada tahun 1954)
•    Christianity: The True Humanism bersama Thomas Howard (1985)

Prof. Thomas Clark Oden, Ph.D., D.Litt. yang lahir pada tanggal 21 Oktober 1931 di Altus, Oklahoma adalah Henry Anson Buttz Professor of Theology and Ethics di Drew University, editor umum dari buku seri The Ancient Christian Commentary on Scripture, dan penulis dari lebih dari 20 buku yang dibaca secara luas, termasuk Pastoral Theology, Agenda for Theology, dan Kerygma and Counseling. Beliau juga mengajar di beberapa universitas dan seminari, seperti di: Yale University, Texas Medical School, Princeton Theological Seminary, School of Theology at Claremont, dll. Beliau meraih gelar studi Bachelor of Arts (B.A.) dari University of Oklahoma; Bachelor of Divinity (B.D.) dari Southern Methodist University; Master of Arts (M.A.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Yale University; dan Doctor of Letters (D.Litt.) dari Ashbury College.

25 November 2012

Buku ke-16: IMAN KRISTEN ATAU BERPIKIR POSITIF?: Perspektif Alkitabiah (Denny Teguh Sutandio)



“Yes, you can!”, “Dahsyat!”, dll, begitulah yel-yel para motivator yang sering kali kita dengar di Indonesia. Banyak orang Kristen terpikat oleh mereka, karena apa yang mereka ajarkan begitu menarik. Berpikir positif merupakan ide terkenal sejak abad XIX hingga abad ini. Para tokohnya adalah Napoleon Hill, Anthony Robbins, Norman Vincent Peale, Robert H. Schuller, W. Clement Stone, Zig Ziglar, dll. Di dalam Kekristenan, konsep ini diimpor oleh seorang pendeta dan penulis buku laris abad ini, yaitu Joel Osteen. Ada apa dengan berpikir positif? Apa ide di balik berpikir positif? Apakah ajaran ini sesuai dengan Alkitab? Lalu, apa kata Alkitab tentang iman? Benarkah iman Kristen identik dengan berpikir positif?

Temukan jawabannya dalam
Buku
IMAN KRISTEN ATAU BERPIKIR POSITIF?:
Perspektif Alkitabiah

oleh: Denny Teguh Sutandio

Penerbit: Sola Scriptura

Harga: Rp 60.000, 00/buku + ongkos kirim (tergantung lokasi)

Berminat?
Segera dapatkan buku ini dengan membelinya di:
Denny Teguh Sutandio (0878-5187-3719)

NB: Buku akan dikirimkan ke alamat pemesan setelah pemesan melakukan transfer biaya pesanannya paling lambat satu minggu setelah pemesan sms saya.



Apa kata mereka tentang buku ini?
“… Buku ini hadir pada waktu yang tepat, membuka kedok gerakan positive thinking dan menawarkan jalan iman yang Alkitabiah untuk menjadi orang Kristen yang bertanggung jawab di zaman ini.”
Pdt. Timotius Fu, M.Div., M.Th.
Dosen Theologi Sistematika dan Praktika di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang

“… Buku yang dipaparkan oleh Denny Teguh Sutandio secara sistematis dan kronologis ini telah menunjukkan bahwa perbedaan antara iman Kristen dan positive thinking sangat jelas sekali. Kaum awam dan penggiat theologi diencourage untuk membaca dan menjadikan referensi untuk melihat dasar perbedaan. Mari kita buktikan bahwa iman Kristen terbentuk atas dasar trust dan belief in the Lord Jesus Christ.”
Ev. Halim Wiryadinata, M.Th. (UK), M.M. (Ind)
Dosen Perjanjian Baru di Sekolah Tinggi Theologi Pelita Bangsa, Jakarta

“… buku teks yang … menjawab berbagai pertanyaan serta kerancuan pengertian yang nampaknya Alkitabiah, tetapi yang justru lebih bersifat subjektif dan humanis. Buku ini perlu dibaca dan disimak baik-baik oleh para mahasiswa theologi, para Gembala Jemaat, dan kaum awam yang terlibat dalam pelayanan gerejawi, karena akan memberi input yang tepat bagi wawasan bertheologi praktis, ...”
Pdt. Henoch Soetopo, D.R.E., D.Min.
Ketua Sekolah Tinggi Theologi Tabernakel, Lawang

“… Buku ini sangat menarik dan bermutu membawa kita supaya menempatkan firman Tuhan sebagai acuan “keberhasilan” dalam pandangan Allah, bukan Berpikir Positif.”
Yosafat Bangun, M.Th.
Dosen Luar Biasa bidang Agama Kristen dan Etika Kristen di Universitas Kristen Indonesia, Jakarta

Book Description 195: INTRODUCTION TO BIBLICAL HERMENEUTICS (Prof. Walter C. Kaiser, Jr., Ph.D. and Prof. Moises Silva, Ph.D.)



As Christians, we believe that the Bible is the sole truth in our faith and daily life. The more we know our Bible as the Word of God, the more we know our God and then, serve Him. Then, how can we interpret Bible properly?

Find the answer in
Book
INTRODUCTION TO BIBLICAL HERMENEUTICS:

The Search for Meaning

by:
Prof. Walter C. Kaiser, Jr., Ph.D. and

Prof. Moises Silva, Ph.D.

Publisher: Zondervan, Grand Rapids, U.S.A., 2007



In this book, Dr. Kaiser and Dr. Silva explains all about Biblical hermeneutics in four parts. In the first part, they explain the significance of hermeneutics, meaning, language, and Biblical theology. In the next part, they explain how to understand each genre in the Bible: narrative, poetry and wisdom, gospels, epistles, and prophecy. Two parts lead us into the third part that is the relationship between the meaning of the text and the application in our daily life. In this part, Dr. Kaiser explains the the use of the Bible in: devotional, cultural, and theological things. In the last part, they explain about history of biblical interpretation since Old Testament era until modern era and then challenges for Christians to interpret the Bible properly with grammatico-historical exegesis which emphasis on grammar of texts and historical context.



Biography of the author:
Prof. Walter Christian Kaiser, Jr., A.B., B.D., M.A., Ph.D. who is President Emeritus and Distinguished Professor of Old Testament and Ethics at Gordon-Conwell Theological Seminary in Hamilton, Michigan, U.S.A. was born into a German Baptist (now North American Baptist) home on April 11, 1933, in Folcroft, Pennsylvania. He was the oldest of the six children of Walter Christian Kaiser Sr., a farmer and a godly Christian leader in the local church, and Estelle Jaworsky Kaiser. Kaiser received his Bachelor of Arts (A.B.) from Wheaton College and Bachelor of Divinity (B.D.) from Wheaton Graduate School. He has earned both a Master of Arts (M.A.) and a Doctor of Philosophy (Ph.D.) in Mediterranean studies from Brandeis University. Prior to serving at Gordon-Conwell, Dr. Kaiser taught Bible and archaeology at Wheaton College and he was academic dean and Professor of Old Testament at Trinity Evangelical Divinity School where he taught for more than twenty years. He wrote several books, such as:
*  Toward an Old Testament Theology (1978)
*  Toward an Exegetical Theology (1981)
* A Biblical Approach to Personal Suffering (1982)
*  Toward Old Testament Ethics (1983)
*  Malachi: God's Unchanging Love (1984)
* The Uses of the Old Testament in the New (1985)
* Toward a Rediscovery of the Old Testament (1987)
* Hard Sayings of the Old Testament (1988)
* Back toward the Future: Hints for Interpreting Biblical Prophecy(1989)
*  Commentary on "Exodus" in The Expositor's Bible Commentary (1990)
* More Hard Sayings of the Old Testament (1992)
* Communicator's Commentary: Micah, Malachi (1992)
* Commentary on "Leviticus" in The New Interpreter's Bible (1994)
* Messiah in the Old Testament (1995)
* A History of Israel: From the Bronze Age Through the Jewish Wars (1998)
* The Christian and the Old Testament (1998)
* The Old Testament Documents: Are They Reliable & Relevant? (2001)
* Preaching and Teaching from the Old Testament (2003)

Prof. Moisés Silva, B.A., B.D., Th.M., Ph.D. who was born in Havana, Cuba on September 4, 1945 is the revising editor of the Zondervan Encyclopedia of the Bible and the author of six books, including Biblical Words and Their Meaning (1983, 2nd ed. 1994), a commentary on Phillipians, Invitation to the Septuagint (with Karen Jobes); God, Language, and Scripture; Has the Church Misread the Bible?, and Interpreting Galatians. He has taught biblical studies at Westmont College (1972–1981), Westminster Theological Seminary (1981–1996), and Gordon-Conwell Theological Seminary (1996–2000), where he was the Mary French Rockefeller Distinguished Professor of New Testament until his retirement. A past president of the Evangelical Theological Society (1997), Silva for many years had been an ordained minister of the Orthodox Presbyterian Church. He served as a translator of the New American Standard Bible, the New Living Translation (Ephesians - Philemon), the English Standard Version, and the Nueva Versión Internacional, and as a New Testament consultant for Eugene Peterson's The Message. Silva receives his Bachelor of Arts (B.A.) from Bob Jones University in 1966; Bachelor of Divinity (B.D.) and Master of Theology (Th.M.) from Westminster Theological Seminary in 1969 and 1971; and Ph.D. from the University of Manchester in 1972. At Manchester he studied under F. F. Bruce and James Barr.