16 December 2012
Resensi Buku-198: IVP INTRODUCTION TO THE BIBLE (editor: Philip Johnston, Ph.D.)
Sebagai orang Kristen, kita percaya bahwa Alkitab adalah satu-satunya
sumber kebenaran bagi iman dan praktik hidup Kristen. Namun, seberapa kita
mengenal Alkitab yang kita miliki tersebut? Apa yang diajarkan Alkitab baik
dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru? Bagaimana kita mengerti Alkitab?
Temukan jawabannya dalam:
Buku
IVP INTRODUCTION
TO THE BIBLE:
Pengantar untuk Mengenal Alkitab
Diedit oleh: Philip Johnston, Ph.D.
Penerjemah: Dr. Christian Nugroho
Penerbit:
Yayasan Kalam Hidup, Bandung, 2011
Dalam buku ini, para penyumbang naskah menjelaskan segala hal berkaitan
dengan Alkitab khususnya setiap kitab dari Perjanjian Lama hingga Perjanjian
Baru. Di bagian awal, Dr. Mark Strauss memaparkan pentingnya orang Kristen
mengenal Alkitab. Di bab ini, Dr. Strauss menjelaskan segala hal berkaitan
dengan Alkitab: sifat, otoritas, ketidakbersalahan, kanonisasi, kritik teks,
terjemahan, dll. Kemudian, di Bab 2, Dr. Desmond Alexander, Dr. Jamie Grant,
Dr. Philip Johnston memaparkan pendahuluan memahami Perjanjian Lama mulai dari
sejarah, latar belakang, theologi, dan cara menafsirkannya. Pendahuluan ini
memimpin kita untuk mengerti 4 bab berikutnya tentang berbagai jenis kitab
dalam setiap kitab dalam Perjanjian Lama: Pentateukh, Kitab-kitab Sejarah,
Kitab-kitab Puisi, dan Nabi-nabi. Keempat jenis dan kitab-kitab yang termasuk
di dalamnya ini diuraikan latar belakang masing-masing kitab, struktur, dan
aplikasinya bagi orang Kristen di zaman sekarang. Kemudian, di bab 7, Dr. Carl
Mosser menjelaskan periode antara Perjanjian Lama hingga Perjanjian Baru yang
kerap kali disebut periode intertestamental. Periode ini menjadi pengantar kita
memahami dunia Perjanjian Baru khususnya Injil, misalnya pembagian Farisi vs
Saduki, dll. Setelah memahami periode ini, di bab 8, Dr. Ian Paul, Dr. Carl
Mosser, Dr. Mark Strauss, dan Dr. Brian Rosner menjelaskan pendahuluan memahami
Perjanjian Baru, meliputi: sejarah, latar belakang, theologi, dan cara
menafsirkannya. Pendahuluan ini memimpin kita mengerti 4 jenis kitab di dalam
Perjanjian Baru, yaitu: Kitab-kitab Injil, Kisah Para Rasul, Surat-surat
Kiriman, dan Kitab Wahyu. Masing-masing jenis kitab dan kitab-kitab yang
termasuk di dalam keempat jenis tersebut dijelaskan tentang latar belakang
kitab, struktur, dan aplikasinya bagi orang Kristen di zaman sekarang.
Rekomendasi:
“Sekiranya saya
hanya boleh mempunyai satu buku saja untuk menolong saya memahami Alkitab,
inilah buku yang akan saya pilih. Dalam buku yang diredaksi dengan andal oleh
Dr. Philip Johnston ini, sekelompok pakar orthodoks tidak saja memberikan tinjauan
lengkap mengenai semua kitab dalam Alkitab, tetapi juga menyajikan empat pasal
perkenalan mengenai Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (Sejarah, Latar
Belakang, Theologi, dan Penafsirannya) dengan disertai pula sebuah pasal
penting “Di Antara Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru”. Gaya
penulisannya jelas dan mudah dicerna, tidak membutuhkan pengetahuan seorang
pakar, dan memadukan pengetahuan ilmiah yang sehat dengan kecintaan yang nyata
terhadap Alkitab. Baik para siswa maupun anggota gereja akan mendapati bahwa
buku ini sangat berharga. Saya dengan segenap hati merekomendasikan buku ini.”
Prof.
E. Michael B. Green, D.D.
(mantan Pemimpin
di St. John’s College, Nottingham, mantan Profesor untuk Bidang Penginjilan di
Regent College, Vancouver, Canada, dan Penasihat Uskup Agung Canterbury dan
York untuk Bidang Penginjilan; dan sejak 1997: Senior Research Fellow dan Kepala bidang Penginjilan dan Apologetika di Wycliffe Hall, Oxford Bachelor of
Arts—B.A. di Clifton College dan Master of Arts—M.A. di Exeter College, Oxford; B.A., M.A., dan Bachelor of Divinity—B.D. di Queens’ College, Cambridge; dan
dianugerahi gelar Doctor of Divinity—D.D.
oleh the Archbishop of Canterbury (1996) dan dari University of Toronto (1992))
“Buku yang luar
biasa ini memberikan tinjauan yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami
mengenai seluruh Alkitab. Kehebatannya adalah dalam merangkum kualitas-kualitas
yang bisa saja kelihatan tidak terkait dan tidak sinambung satu sama lain.
Misalnya, buku ini memberikan sarana dan informasi penting untuk membuat
pemahaman Alkitab menjadi gamblang dan bermanfaat, tetapi tanpa membuat para pembacanya
merasa bahwa mereka sedang diajari berbagai isu sastra, sejarah, dan theologi
yang luas. Tinjauan-tinjauan mengenai Alkitab yang sudah ada telah memberikan
satu pola utama yang mengalir lancar dan cepat bagaikan melanju di jalan bebas
hambatan, dimulai dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu. Namun, pola tersebut
tidak menunjukkan kepada para pembaca bagaimana memanfaatkan jalan-jalan kecil
dengan baik. Sebaliknya, karya ini, memberikan rincian yang cukup untuk
melakukan penjelajahan, dan petunjuk yang memadai untuk tidak membuat orang
tersesat. Akhirnya, dan barangkali yang paling penting, buku ini memadukan
ketepatan logika akademis dengan kerendahan hati yang saleh—faktor yang penting
untuk dapat mendengar firman Tuhan. Brian Rosner mengutarakan hal ini dengan
baik (hlm. 293): “Hambatan terbesar untuk dapat membaca dan memahami Alkitab
Perjanjian Baru dengan benar bukanlah pikiran yang tumpul atau kurangnya
pengetahuan yang khusus, melainkan hati yang keras. Sebagaimana firman Tuhan
ditujukan bagi dunia, berita Alkitab Perjanjian Baru pun ditujukan bagi mereka
yang datang kepada-Nya dengan iman.” Saya sangat merekomendasikan buku ini.”
Richard
Cunningham
(Direktur UCCF)
“Baik Alkitab itu
sendiri maupun bidang studi tentang Alkitab sangatlah luas dan kompleks. Namun,
keduanya juga sangat kaya dan bermanfaat. Buku ini merupakan sebuah pengantar
yang jelas dari para pakar yang Injili, yang mengerti apa yang mereka tulis.
Buku ini cukup berbobot untuk memenuhi janjinya tanpa harus memeras otak, dan buku
ini juga tidak rumit. Sebuah pengantar yang baik bagi orang-orang bukan-pakar
yang berminat mendalami Alkitab. Saya sungguh merekomendasikan buku ini.”
Barry
Webb
(Rekan Peneliti
untuk Bidang Perjanjian Lama di Moore College, Sydney, Australia)
“Setiap orang yang
sungguh-sungguh berusaha membaca Alkitab akan segera menyadari bahwa itu tidak
mudah. Buku ini dirancang untuk menolong dengan menyediakan baik keterangan
yang spesifik maupun sudut pandang yang umum bagi pembaca masa kini. Buku ini
tidak menuntut banyak pengetahuan pendahuluan dari pembacanya, tetapi juga
tidak meremehkannya. Bersiaplah untuk membaca dengan serius, sementara para
pakar terkenal menuangkan pengetahuan mereka ke dalam tulisan yang mudah
dicerna ini. Bersiaplah juga untuk dibimbing dengan lembut, tetapi tegas,
keluar dari ‘zona nyaman’ Anda: Alkitab bukanlah sebuah kitab yang nyaman, dan
buku ini tidak menutup-nutupi fakta itu. Namun, jika Anda siap untuk memperluas
pengetahuan Anda, selamat datang dalam perjalanan yang menyenangkan ini untuk
menemukan sesuatu yang akan bertahan sepanjang hidup Anda.”
Prof.
Richard Thomas (Dick) France, Ph.D.
(mantan Pemimpin
di Wycliffe Hall, Oxford dan sekarang: Honorary Research
Fellow di Bangor
University; B.A. dan M.A. dari Balliol College, Oxford; B.D. dari Tyndale Hall,
University of London; dan Doctor
of Philosophy—Ph.D. dari Tyndale Hall,
University of Bristol)
Profil Para Penyumbang
Naskah:
Prof.
T. Desmond Alexander, Ph.D.
adalah Dosen Senior bidang Studi Biblika dan Direktur Postgraduate Studies di Union Theological College, Belfast,
Irlandia Utara. Beliau juga menjabat sebagai tua-tua di Fitzroy Presbyterian
Church. Beliau menulis buku: From Eden to the New Jerusalem.
Prof.
Jamie Grant, LL.B., M.A., Ph.D.
adalah Wakil Pimpinan dan Tutor dalam bidang Studi Alkitab di Highland
Theological College, Dingwall, Skotlandia. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Laws (LL.B.) di University of Dundee; M.A. dalam
bidang Studi Biblika di Reformed Theological Seminary; dan Ph.D. dalam Kitab
Mazmur di University of Gloucestershire. Beliau menikah dengan Iwona dan
dikaruniai 2 putri dan 1 putra.
Philip
Johnston, Ph.D. adalah
Direktur Studi dan Tutor dalam bidang Perjanjian Lama di Wycliffe Hall, Oxford,
U.K.
Prof.
Tremper Longman, III, B.A., M.Div., M.Phil., Ph.D. adalah Robert H. Gundry Professor of
Biblical Studies dan Ketua Departemen Religious
Studies di Westmont College, Santa Barbara, U.S.A. Beliau meraih gelar B.A.
dari Ohio Wesleyan University; Master of Divinity (M.Div.) dari Westminster Theological Seminary;
Master of Philosophy (M.Phil.) dan
Ph.D. dari Yale University. Beliau menikah dengan Alice
dan dikaruniai 3 orang putra. Beliau menulis beberapa buku, antara lain How
to read the Psalms, The
complete literary guide to the Bible - bersama Leland Ryken,
The book of Ecclesiastes, Dictionary
of biblical imagery - bersama Leland Ryken,
dll.
Rev.
Ernest Lucas, M.A., Ph.D., Ph.D.
adalah Wakil Pimpinan dan Tutor dalam bidang Studi Biblika di Bristol Baptist
College, U.K. Beliau menyelesaikan studi M.A. dalam bidang Kimia di Oxford University dan
Ph.D. dalam bidang Kimia di the University of
Kent; dan Ph.D. dalam bidang Perjanjian Lama di Oxford University.
Beliau menulis buku: Can We Believe Genesis Today? Beliau menikah dengan Hazel dan
dikaruniai 2 orang putra.
Prof.
Ian Howard Marshall, B.A., M.A., B.D., Ph.D., D.D. adalah Profesor Emerius bidang Eksegesis
Perjanjian Baru di University of Aberdeen, Skotlandia. Beliau menyelesaikan
studi B.A. di University of Cambridge; M.A., B.D., dan Ph.D. di University of Aberdeen; dan D.D. dari
Asbury Theological Seminary.
Carl
Mosser, M.A., Th.M., Ph.D.
adalah Asisten Profesor Studi Alkitab di Eastern University, St. Davids, U.S.A.
Beliau menyelesaikan studi M.A. dalam bidang Perjanjian Baru, Filsafat Agama,
dan Theologi di Talbot School of Theology; Master
of Theology (Th.M.) dalam bidang Filsafat Agama di Fuller Theological
Seminary, U.S.A.; dan Ph.D. dalam bidang Studi Perjanjian Baru di the
University of St. Andrew, Skotlandia. Beliau menjadi editor bersama untuk
beberapa buku, salah satunya: The New
Mormon Challenge.
Rev. Ian Paul, M.A. M.Sc., B.Th., Ph.D. adalah Dekan Studi dan Lektor dalam
bidang Perjanjian Baru dan Hermeneutika di St. John’s College, Nottingham, U.K.
Beliau juga anggota dari: British New Testament Society, Fulcrum Leadership
Team, Church of England Evangelical Council, dan anggota dewan dari Scripture Union. Beliau menyelesaikan
studi M.A. dalam bidang Matematika di Oxford
University; Master of Science (M.Sc.) dalam bidang Riset Operasional
di Southampton University; Bachelor
of Theology (B.Th.) di University of Nottingham; dan Ph.D. dalam bidang
Hermeneutika di Nottingham Trent University dengan tesis, “The Value of Paul Ricoeur’s Hermeneutic of
Metaphor in the Interpretation of the Imagery of the Book of Revelation”.
Beliau menikah dengan Maggie dan dikaruniai 3 orang anak: Lizi, Ben and Rebecca
dan seorang anak angkat perempuan: Jo Jo dari Burma. Beliau menulis buku: Through
the Eyes of Mark dan mengedit buku
Building your Spiritual World.
Prof.
Brian Rosner, B.A., Th.M., Ph.D.
adalah Lektor Senior dalam bidang Perjanjian Baru dan Etika di Moore
Theological College, Sydney, Australia. Sejak tahun 2001, beliau terpilih
sebagai Honorary Senior Research Fellow
dalam Departemen Ancient History di
Macquarie University. Beliau menyelesaikan studi B.A. di Sydney University; Th.M.
di Dallas Theological Seminary, U.S.A.; dan Ph.D. di University of Cambridge,
U.K.
Prof.
Mark L. Strauss, B.A., M.Div., Th.M., Ph.D. adalah Profesor Perjanjian Baru di Bethel Seminary, San
Diego, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi B.A. dalam bidang Psikologi di
Westmont College; M.Div. and Th.M. bidang Perjanjian Baru di Talbot School of
Theology; dan Ph.D. dalam bidang Perjanjian Baru di University of Aberdeen,
Skotlandia. Beliau menulis buku-buku antara lain:
·
The
Gospel of Mark, bersama Walter Wessel, dalam Expositors’ Bible Commentary. Revised Edition Vol. 9 (gen. eds.
Tremper Longman III & David E. Garland; Grand Rapids: Zondervan, 2010)
·
NLT
Study Series: John. Meet God Face to Face, bersama Gary M. Burge; editor umum
Sean A. Harrison (Carol Stream, IL: Tyndale House Publishers, 2009)
·
How
to Choose A Translation for All Its Worth. A Guide to Understanding and Using
Bible Versions, bersama Gordon D. Fee (Grand Rapids: Zondervan, 2007)
·
Four Portraits, One Jesus. An
Introduction to Jesus and the Gospels
(Grand Rapids: Zondervan 2007)
·
The
Essential Bible Companion, bersama John H. Walton dan Ted Cooper Jr. (Grand
Rapids: Zondervan, 2006)
·
Truth & Error in the Da Vinci Code.
The Facts about Jesus and Christian Origins (San Diego: Alethinos Books, 2006)
·
“Luke,”
in The Illustrated Bible Backgrounds
Commentary, Vol. 1, hlm. 318-515 (editor umum, Clinton Arnold; Grand
Rapids: Zondervan, 2002). Republished as
stand alone volume, 2007
·
Distorting Scripture? The Challenge of
Bible Translation and Gender Accuracy
(Downers Grove, Ill.: InterVarsity, 1998)
·
The Davidic Messiah in Luke-Acts. The
Promise and its Fulfillment in Lukan Christology (JSNTSup; Sheffield: Sheffield Academic
Press, 1995).
09 December 2012
Resensi Buku-197: KAUM PILIHAN ALLAH (Rev. R. C. Sproul, Ph.D.)
Topik predestinasi adalah topik yang sering mengundang perdebatan yang tidak habis-habis antara Calvinis Vs Arminian. Apa sebenarnya predestinasi? Apa yang Alkitab ajarkan tentang predestinasi?
Temukan jawabannya dalam:
Buku Seri Teologi Sistematika
KAUM PILIHAN ALLAH
oleh: Rev. R. C. Sproul, Ph.D.
Penerjemah: Pdt. Rahmiati Tanudjaja, D.Miss. dan Dr. Jenny Wongka
Penerbit: Literatur Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang, 2011 (cetakan keenam)
Di bagian awal bukunya ini, Rev. Dr. R. C. Sproul memaparkan pengalamannya dahulu yang pernah membenci doktrin predestinasi, kemudian disusul pergumulannya yang “terpaksa” menerima predestinasi setelah menyelidiki Alkitab, dan terakhir ia dengan rela menerima doktrin ini. Kerelaannya ini ditandai dengan semangat yang gigih menjelaskan doktrin predestinasi sebagaimana yang Alkitab ajarkan. Hal itu ditandai dengan penjelasannya yang teliti, jelas, namun sederhana tentang kaitan predestinasi dengan kedaulatan Allah dan predestinasi dengan kehendak bebas manusia. Bagi Dr. Sproul, orang Kristen dapat memahami predestinasi, jika ia sendiri memahami apa itu dosa, sehingga ia menguraikan tentang dosa asal di Bab 4 dan kemudian di Bab 5, ia memaparkan bagaimana kelahiran baru berpartisipasi menghidupkan kita yang mati secara rohani (berdosa). Bagaimana menjawab ajaran Arminian yang mengajarkan bahwa Allah memilih beberapa manusia setelah Ia tahu bahwa manusia itu memilih-Nya di kemudian hari? Di Bab 6, Dr. Sproul memaparkan bantahannya terhadap doktrin Arminian ditinjau dari pengajaran Alkitab dan logika Kristen. Banyak orang Kristen salah memapami predestinasi di dalam Calvinisme, lalu mengajarkan prinsip ultimasi yang seimbang yaitu Allah memilih beberapa manusia menjadi umat-Nya dan Ia mengeraskan hati sisanya agar menolak Allah. Benarkah demikian? Di Bab 7, Dr. Sproul membantah anggapan demikian dan mengajarkan bahwa Calvinisme mengajarkan predestinasi ganda dalam pengertian: Allah secara aktif memilih beberapa manusia menjadi umat-Nya dan secara pasif membiarkan sisanya (tidak berarti Allah aktif menolak kaum reprobat/tertolak). Jika segala sesuatu telah dipredestinasikan Allah, bagaimana kita tahu bahwa kita selamat? Di Bab 8, Dr. Sproul memaparkan bahwa kita bisa tahu bahwa kita selamat jika kita mengalami anugerah penebusan di dalam Kristus dan menghasilkan bukti eksternal yaitu buah-buah pertobatan. Dan di bab terakhir, Dr. Sproul mengemukakan beberapa pertanyaan seputar predestinasi, misalnya kaitan predestinasi dan penginjilan, dll, lalu Dr. Sproul membantah anggapan yang keliru tersebut dengan dasar Alkitab. Biarlah melalui buku ini, kita sebagai orang Kristen dapat mengerti ajaran predestinasi sebagaimana yang Alkitab ajarkan.
Profil Rev. Dr. R. C. Sproul:
Rev. Robert Charles Sproul, B.A., M.Div., Ph.D. lahir pada tahun 1939 di Pittsburgh, Pennsylvania, U.S.A. Beliau adalah Pendiri dan Ketua dari Ligonier Ministries dan pelayanan beliau dapat didengar sehari-hari melalui siaran radio Renewing Your Mind baik di Amerika Serikat maupun secara internasional. Selain itu beliau juga menjadi Pendeta Senior bidang Preaching and Teaching di Saint Andrews Chapel, Sanford, Florida dan anggota dewan dari the Alliance of Confessing Evangelicals. Beliau meraih gelar Bachelor of Arts (B.A.) dari Westminster College, Pennsylvania pada tahun 1961; Master of Divinity (M.Div.) dari Pittsburgh-Xenia Theological Seminary pada tahun 1964; Doktorandus (Drs.) dari the Free University of Amsterdam pada tahun 1969; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Whitefield Theological Seminary pada tahun 2001. Beliau menikah dan dikaruniai 2 orang anak: seorang putri, Sherrie Sproul Dick dan putra, Rev. R. C. Sproul, Jr., D.Min.
Temukan jawabannya dalam:
Buku Seri Teologi Sistematika
KAUM PILIHAN ALLAH
oleh: Rev. R. C. Sproul, Ph.D.
Penerjemah: Pdt. Rahmiati Tanudjaja, D.Miss. dan Dr. Jenny Wongka
Penerbit: Literatur Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang, 2011 (cetakan keenam)
Di bagian awal bukunya ini, Rev. Dr. R. C. Sproul memaparkan pengalamannya dahulu yang pernah membenci doktrin predestinasi, kemudian disusul pergumulannya yang “terpaksa” menerima predestinasi setelah menyelidiki Alkitab, dan terakhir ia dengan rela menerima doktrin ini. Kerelaannya ini ditandai dengan semangat yang gigih menjelaskan doktrin predestinasi sebagaimana yang Alkitab ajarkan. Hal itu ditandai dengan penjelasannya yang teliti, jelas, namun sederhana tentang kaitan predestinasi dengan kedaulatan Allah dan predestinasi dengan kehendak bebas manusia. Bagi Dr. Sproul, orang Kristen dapat memahami predestinasi, jika ia sendiri memahami apa itu dosa, sehingga ia menguraikan tentang dosa asal di Bab 4 dan kemudian di Bab 5, ia memaparkan bagaimana kelahiran baru berpartisipasi menghidupkan kita yang mati secara rohani (berdosa). Bagaimana menjawab ajaran Arminian yang mengajarkan bahwa Allah memilih beberapa manusia setelah Ia tahu bahwa manusia itu memilih-Nya di kemudian hari? Di Bab 6, Dr. Sproul memaparkan bantahannya terhadap doktrin Arminian ditinjau dari pengajaran Alkitab dan logika Kristen. Banyak orang Kristen salah memapami predestinasi di dalam Calvinisme, lalu mengajarkan prinsip ultimasi yang seimbang yaitu Allah memilih beberapa manusia menjadi umat-Nya dan Ia mengeraskan hati sisanya agar menolak Allah. Benarkah demikian? Di Bab 7, Dr. Sproul membantah anggapan demikian dan mengajarkan bahwa Calvinisme mengajarkan predestinasi ganda dalam pengertian: Allah secara aktif memilih beberapa manusia menjadi umat-Nya dan secara pasif membiarkan sisanya (tidak berarti Allah aktif menolak kaum reprobat/tertolak). Jika segala sesuatu telah dipredestinasikan Allah, bagaimana kita tahu bahwa kita selamat? Di Bab 8, Dr. Sproul memaparkan bahwa kita bisa tahu bahwa kita selamat jika kita mengalami anugerah penebusan di dalam Kristus dan menghasilkan bukti eksternal yaitu buah-buah pertobatan. Dan di bab terakhir, Dr. Sproul mengemukakan beberapa pertanyaan seputar predestinasi, misalnya kaitan predestinasi dan penginjilan, dll, lalu Dr. Sproul membantah anggapan yang keliru tersebut dengan dasar Alkitab. Biarlah melalui buku ini, kita sebagai orang Kristen dapat mengerti ajaran predestinasi sebagaimana yang Alkitab ajarkan.
Profil Rev. Dr. R. C. Sproul:
Rev. Robert Charles Sproul, B.A., M.Div., Ph.D. lahir pada tahun 1939 di Pittsburgh, Pennsylvania, U.S.A. Beliau adalah Pendiri dan Ketua dari Ligonier Ministries dan pelayanan beliau dapat didengar sehari-hari melalui siaran radio Renewing Your Mind baik di Amerika Serikat maupun secara internasional. Selain itu beliau juga menjadi Pendeta Senior bidang Preaching and Teaching di Saint Andrews Chapel, Sanford, Florida dan anggota dewan dari the Alliance of Confessing Evangelicals. Beliau meraih gelar Bachelor of Arts (B.A.) dari Westminster College, Pennsylvania pada tahun 1961; Master of Divinity (M.Div.) dari Pittsburgh-Xenia Theological Seminary pada tahun 1964; Doktorandus (Drs.) dari the Free University of Amsterdam pada tahun 1969; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Whitefield Theological Seminary pada tahun 2001. Beliau menikah dan dikaruniai 2 orang anak: seorang putri, Sherrie Sproul Dick dan putra, Rev. R. C. Sproul, Jr., D.Min.
02 December 2012
Resensi Buku-196: SATU IMAN: Konsensus Injili (Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden)
Iman adalah satu-satunya aspek terpenting dalam hidup manusia. Bagaimana dengan iman Kristen? Apa yang dipercaya oleh iman Kristen khususnya dari sudut pandang Injili?
Temukan jawabannya dalam:
Buku
SATU IMAN:
Konsensus Injili
oleh:
Prof. J. I. Packer, D.Phil. dan
Buku
SATU IMAN:
Konsensus Injili
oleh:
Prof. J. I. Packer, D.Phil. dan
Prof. Thomas C. Oden, Ph.D., D.Litt.
Penerjemah: Dr. Peter Suwadi Wong, Th.M.
Kata Pengantar: Pdt. R. A. Waney, M.Th.
Penerbit:
Sekolah Tinggi Theologi Bandung bekerja sama dengan BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2011
Di dalam bukunya, Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden memaparkan 16 poin ajaran Kristen tentang doktrin Allah, manusia dan dosa, Kristus, dibenarkan melalui anugerah (keselamatan), Roh Kudus, pengudusan, gereja, dan tanggung jawab sosial orang Kristen yang merupakan kumpulan dari pengakuan iman Injili baik dari beberapa seminari theologi Injili maupun badan pelayanan yang bersifat Injili. Kumpulan pengakuan iman Injili ini menyatukan berbagai gereja Injili transdenominasi yang sesuai dengan Alkitab. Biarlah kumpulan pengakuan iman Injili ini mengajar kita pentingnya kesatuan di dalam tubuh Kristus di dalam hal-hal primer.
Rekomendasi:
“Kaum Injili biasa mengeluhkan terjadinya fragmentasi yang terus-menerus, dan memang demikianlah adanya. Namun, J. I. Packer dan Thomas C. Oden mengemukakan adanya sebuah titik pandang lain, yaitu adanya inti kepercayaan theologis, yang dipegang bersama oleh semua kaum Injili dan merupakan dasar bagi persatuan global. Mereka menyebut hal ini sebagai ‘ekumenisme baru’. Mereka memperlihatkan realitas tersebut baik melalui eksposisi yang bijaksana dalam enam belas tema theologis, maupun melalui kutipan mereka dari sejumlah pernyataan terkenal sejak 1950.”
(alm.) Rev. Dr. John R. W. Stott, C.B.E.
Rector Emeritus di All Souls Church, London, U.K.
“Dokumen-dokumen bersejarah bagi pembaca dalam masa yang tepat menyandang kesaksian bagi satu Tuhan yang kita sembah melalui satu iman yang kita miliki bersama. Sebuah kontribusi klasik bagi persatuan dan integritas Kristen.”
Prof. Timothy George, Th.D.
Dekan dan Professor of Divinity di Beeson Divinity School, Samford University dan editor eksekutif untuk Christianity Today; Bachelor of Arts (A.B.) dari University of Tennessee at Chattanooga; Master of Divinity (M.Div.) dari Harvard Divinity School; dan Doctor of Theology (Th.D.) dari Harvard University
“Dalam buku ini, J. I. Packer dan Thomas C. Oden mendemonstrasikan bahwa evangelikalisme yang sering dituduh mempunyai fokus theologis sempit, sesungguhnya memberi kita rincian iman Kristen yang kokoh berpijak secara historis dan peka secara ekumenis – sebuah buku yang berbicara secara kuat tentang kelaparan rohani terdalam abad ke-21.”
Prof. Richard J. Mouw, Ph.D.
Presiden dan Profesor Filsafat Kristen di Fuller Theological Seminary, U.S.A.; B.A. dari Houghton College;
M.Div. dari Western Theological Seminary; Master of Arts (M.A.) dari University of Alberta; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of Chicago
“Sekarang saatnya para pemimpin dan komunitas Injili menegaskan konsensus kesatuan imannya secara lebih mendalam guna memberikan arah pada dunia. Kaum Injili harus terus-menerus menegaskan keunikan iman dan theologinya agar sungguh-sungguh menjadi berkat, mencerahkan, dan mentransformasi konteksnya. Buku ini akan menjadi salah satu sumber penting untuk tugas yang menarik dan mulia tersebut.”
Pdt. Agus Gunawan Satyaputra, Th.M.
Rektor dan dosen Historika dan Sistematika di Sekolah Tinggi Theologi Bandung; Sarjana Theologi (S.Th.) dari Seminari Alkitab Asia Tenggara—SAAT Malang dan Master of Theology (Th.M.) dari Trinity Theological College, Singapore dan International Theological Seminary, U.S.A.
Profil Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden:
Rev. Prof. James Innell Packer, D.Phil. yang lahir di Gloucester, Inggris, 22 Juli 1926 adalah Board of Governors’ Professor of Theology at Regent College di Vancouver, Canada. Beliau juga adalah kontributor dan editor eksekutif majalah Christianity Today. Beliau juga terlibat sebagai salah satu yang menandatangani Chicago Statement on Biblical Inerrancy yang menegaskan ketidakbersalahan Alkitab. Selain itu, beliau juga melayani sebagai editor umum Alkitab English Standard Version (ESV). Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.); Master of Arts (M.A.); dan Doctor of Philosophy (D.Phil.) di Corpus Christi College, Oxford University, U.K. Buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya:
• Fundamentalism and the Word of God (1958; reprinted 1984)
• Keep In Step With The Spirit: Finding Fullness In Our Walk With God (1984, dicetak ulang 2005)
• Knowing God (1973, dicetak ulang 1993) ISBN 0-8308-1650-X
• Evangelism and the Sovereignty of God (1961 by Inter-Varsity Fellowship) (dicetak ulang 1991)
• A Quest for Godliness: The Puritan Vision of the Christian Life (1994)
• Concise Theology: A Guide to Historic Christian Beliefs (2001)
• One Faith: The Evangelical Consensus bersama Thomas Oden (2004)
• Collected Shorter Writings in four volumes
• The Redemption and Restoration of Man in the Thought of Richard Baxter (2003, berdasarkan disertasi beliau di Oxford pada tahun 1954)
• Christianity: The True Humanism bersama Thomas Howard (1985)
Prof. Thomas Clark Oden, Ph.D., D.Litt. yang lahir pada tanggal 21 Oktober 1931 di Altus, Oklahoma adalah Henry Anson Buttz Professor of Theology and Ethics di Drew University, editor umum dari buku seri The Ancient Christian Commentary on Scripture, dan penulis dari lebih dari 20 buku yang dibaca secara luas, termasuk Pastoral Theology, Agenda for Theology, dan Kerygma and Counseling. Beliau juga mengajar di beberapa universitas dan seminari, seperti di: Yale University, Texas Medical School, Princeton Theological Seminary, School of Theology at Claremont, dll. Beliau meraih gelar studi Bachelor of Arts (B.A.) dari University of Oklahoma; Bachelor of Divinity (B.D.) dari Southern Methodist University; Master of Arts (M.A.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Yale University; dan Doctor of Letters (D.Litt.) dari Ashbury College.
Penerjemah: Dr. Peter Suwadi Wong, Th.M.
Kata Pengantar: Pdt. R. A. Waney, M.Th.
Penerbit:
Sekolah Tinggi Theologi Bandung bekerja sama dengan BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2011
Di dalam bukunya, Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden memaparkan 16 poin ajaran Kristen tentang doktrin Allah, manusia dan dosa, Kristus, dibenarkan melalui anugerah (keselamatan), Roh Kudus, pengudusan, gereja, dan tanggung jawab sosial orang Kristen yang merupakan kumpulan dari pengakuan iman Injili baik dari beberapa seminari theologi Injili maupun badan pelayanan yang bersifat Injili. Kumpulan pengakuan iman Injili ini menyatukan berbagai gereja Injili transdenominasi yang sesuai dengan Alkitab. Biarlah kumpulan pengakuan iman Injili ini mengajar kita pentingnya kesatuan di dalam tubuh Kristus di dalam hal-hal primer.
Rekomendasi:
“Kaum Injili biasa mengeluhkan terjadinya fragmentasi yang terus-menerus, dan memang demikianlah adanya. Namun, J. I. Packer dan Thomas C. Oden mengemukakan adanya sebuah titik pandang lain, yaitu adanya inti kepercayaan theologis, yang dipegang bersama oleh semua kaum Injili dan merupakan dasar bagi persatuan global. Mereka menyebut hal ini sebagai ‘ekumenisme baru’. Mereka memperlihatkan realitas tersebut baik melalui eksposisi yang bijaksana dalam enam belas tema theologis, maupun melalui kutipan mereka dari sejumlah pernyataan terkenal sejak 1950.”
(alm.) Rev. Dr. John R. W. Stott, C.B.E.
Rector Emeritus di All Souls Church, London, U.K.
“Dokumen-dokumen bersejarah bagi pembaca dalam masa yang tepat menyandang kesaksian bagi satu Tuhan yang kita sembah melalui satu iman yang kita miliki bersama. Sebuah kontribusi klasik bagi persatuan dan integritas Kristen.”
Prof. Timothy George, Th.D.
Dekan dan Professor of Divinity di Beeson Divinity School, Samford University dan editor eksekutif untuk Christianity Today; Bachelor of Arts (A.B.) dari University of Tennessee at Chattanooga; Master of Divinity (M.Div.) dari Harvard Divinity School; dan Doctor of Theology (Th.D.) dari Harvard University
“Dalam buku ini, J. I. Packer dan Thomas C. Oden mendemonstrasikan bahwa evangelikalisme yang sering dituduh mempunyai fokus theologis sempit, sesungguhnya memberi kita rincian iman Kristen yang kokoh berpijak secara historis dan peka secara ekumenis – sebuah buku yang berbicara secara kuat tentang kelaparan rohani terdalam abad ke-21.”
Prof. Richard J. Mouw, Ph.D.
Presiden dan Profesor Filsafat Kristen di Fuller Theological Seminary, U.S.A.; B.A. dari Houghton College;
M.Div. dari Western Theological Seminary; Master of Arts (M.A.) dari University of Alberta; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari University of Chicago
“Sekarang saatnya para pemimpin dan komunitas Injili menegaskan konsensus kesatuan imannya secara lebih mendalam guna memberikan arah pada dunia. Kaum Injili harus terus-menerus menegaskan keunikan iman dan theologinya agar sungguh-sungguh menjadi berkat, mencerahkan, dan mentransformasi konteksnya. Buku ini akan menjadi salah satu sumber penting untuk tugas yang menarik dan mulia tersebut.”
Pdt. Agus Gunawan Satyaputra, Th.M.
Rektor dan dosen Historika dan Sistematika di Sekolah Tinggi Theologi Bandung; Sarjana Theologi (S.Th.) dari Seminari Alkitab Asia Tenggara—SAAT Malang dan Master of Theology (Th.M.) dari Trinity Theological College, Singapore dan International Theological Seminary, U.S.A.
Profil Dr. J. I. Packer dan Dr. Thomas C. Oden:
Rev. Prof. James Innell Packer, D.Phil. yang lahir di Gloucester, Inggris, 22 Juli 1926 adalah Board of Governors’ Professor of Theology at Regent College di Vancouver, Canada. Beliau juga adalah kontributor dan editor eksekutif majalah Christianity Today. Beliau juga terlibat sebagai salah satu yang menandatangani Chicago Statement on Biblical Inerrancy yang menegaskan ketidakbersalahan Alkitab. Selain itu, beliau juga melayani sebagai editor umum Alkitab English Standard Version (ESV). Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.); Master of Arts (M.A.); dan Doctor of Philosophy (D.Phil.) di Corpus Christi College, Oxford University, U.K. Buku-buku yang pernah beliau tulis, di antaranya:
• Fundamentalism and the Word of God (1958; reprinted 1984)
• Keep In Step With The Spirit: Finding Fullness In Our Walk With God (1984, dicetak ulang 2005)
• Knowing God (1973, dicetak ulang 1993) ISBN 0-8308-1650-X
• Evangelism and the Sovereignty of God (1961 by Inter-Varsity Fellowship) (dicetak ulang 1991)
• A Quest for Godliness: The Puritan Vision of the Christian Life (1994)
• Concise Theology: A Guide to Historic Christian Beliefs (2001)
• One Faith: The Evangelical Consensus bersama Thomas Oden (2004)
• Collected Shorter Writings in four volumes
• The Redemption and Restoration of Man in the Thought of Richard Baxter (2003, berdasarkan disertasi beliau di Oxford pada tahun 1954)
• Christianity: The True Humanism bersama Thomas Howard (1985)
Prof. Thomas Clark Oden, Ph.D., D.Litt. yang lahir pada tanggal 21 Oktober 1931 di Altus, Oklahoma adalah Henry Anson Buttz Professor of Theology and Ethics di Drew University, editor umum dari buku seri The Ancient Christian Commentary on Scripture, dan penulis dari lebih dari 20 buku yang dibaca secara luas, termasuk Pastoral Theology, Agenda for Theology, dan Kerygma and Counseling. Beliau juga mengajar di beberapa universitas dan seminari, seperti di: Yale University, Texas Medical School, Princeton Theological Seminary, School of Theology at Claremont, dll. Beliau meraih gelar studi Bachelor of Arts (B.A.) dari University of Oklahoma; Bachelor of Divinity (B.D.) dari Southern Methodist University; Master of Arts (M.A.) dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dari Yale University; dan Doctor of Letters (D.Litt.) dari Ashbury College.
25 November 2012
Buku ke-16: IMAN KRISTEN ATAU BERPIKIR POSITIF?: Perspektif Alkitabiah (Denny Teguh Sutandio)
“Yes, you can!”, “Dahsyat!”, dll, begitulah yel-yel para motivator
yang sering kali kita dengar di Indonesia. Banyak orang Kristen terpikat oleh
mereka, karena apa yang mereka ajarkan begitu menarik. Berpikir positif
merupakan ide terkenal sejak abad XIX hingga abad ini. Para tokohnya adalah
Napoleon Hill, Anthony Robbins, Norman Vincent Peale, Robert H. Schuller, W.
Clement Stone, Zig Ziglar, dll. Di dalam Kekristenan, konsep ini diimpor oleh
seorang pendeta dan penulis buku laris abad ini, yaitu Joel Osteen. Ada apa
dengan berpikir positif? Apa ide di balik berpikir positif? Apakah ajaran ini
sesuai dengan Alkitab? Lalu, apa kata Alkitab tentang iman? Benarkah iman
Kristen identik dengan berpikir positif?
Temukan
jawabannya dalam
Buku
IMAN
KRISTEN ATAU BERPIKIR POSITIF?:
Perspektif
Alkitabiah
oleh:
Denny Teguh
Sutandio
Penerbit: Sola
Scriptura
Harga: Rp 60.000, 00/buku + ongkos kirim (tergantung
lokasi)
Berminat?
Segera dapatkan buku ini dengan membelinya di:
Denny Teguh
Sutandio
(0878-5187-3719)
NB:
Buku akan dikirimkan ke alamat pemesan setelah pemesan melakukan transfer biaya
pesanannya paling lambat satu minggu setelah pemesan sms saya.
Apa kata mereka
tentang buku ini?
“…
Buku ini hadir pada waktu yang tepat, membuka kedok gerakan positive
thinking dan menawarkan jalan iman yang Alkitabiah untuk menjadi orang
Kristen yang bertanggung jawab di zaman ini.”
Pdt. Timotius Fu, M.Div., M.Th.
Dosen Theologi Sistematika dan Praktika di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang
Pdt. Timotius Fu, M.Div., M.Th.
Dosen Theologi Sistematika dan Praktika di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang
“… Buku yang dipaparkan oleh Denny Teguh
Sutandio secara sistematis dan kronologis ini telah menunjukkan bahwa perbedaan
antara iman Kristen dan positive thinking
sangat jelas sekali. Kaum awam dan penggiat theologi diencourage untuk membaca dan menjadikan referensi untuk melihat
dasar perbedaan. Mari kita buktikan bahwa iman Kristen terbentuk atas dasar trust dan belief in the Lord Jesus Christ.”
Ev. Halim Wiryadinata, M.Th. (UK), M.M. (Ind)
Dosen Perjanjian Baru di Sekolah Tinggi
Theologi Pelita Bangsa, Jakarta
“… buku teks yang … menjawab berbagai pertanyaan serta kerancuan
pengertian yang nampaknya Alkitabiah, tetapi yang justru lebih bersifat
subjektif dan humanis. Buku ini perlu dibaca dan disimak baik-baik oleh para
mahasiswa theologi, para Gembala Jemaat, dan kaum awam yang terlibat dalam
pelayanan gerejawi, karena akan memberi input yang tepat bagi wawasan
bertheologi praktis, ...”
Pdt. Henoch Soetopo, D.R.E.,
D.Min.
Ketua Sekolah Tinggi Theologi Tabernakel, Lawang
“… Buku ini sangat menarik dan bermutu
membawa kita supaya menempatkan firman Tuhan sebagai acuan “keberhasilan” dalam
pandangan Allah, bukan Berpikir Positif.”
Yosafat Bangun, M.Th.
Dosen Luar Biasa bidang Agama Kristen dan Etika Kristen di
Universitas Kristen Indonesia, Jakarta
Book Description 195: INTRODUCTION TO BIBLICAL HERMENEUTICS (Prof. Walter C. Kaiser, Jr., Ph.D. and Prof. Moises Silva, Ph.D.)
As Christians, we believe that the Bible is the sole
truth in our faith and daily life. The more we know our Bible as the Word of
God, the more we know our God and then, serve Him. Then, how can we interpret
Bible properly?
Find the answer in
Book
INTRODUCTION TO BIBLICAL HERMENEUTICS:
The Search for Meaning
by:
Prof. Walter C. Kaiser, Jr., Ph.D. and
Prof. Moises Silva, Ph.D.
Publisher: Zondervan, Grand Rapids, U.S.A.,
2007
In this book, Dr. Kaiser and Dr. Silva explains all
about Biblical hermeneutics in four parts. In the first part, they explain the
significance of hermeneutics, meaning, language, and Biblical theology. In the
next part, they explain how to understand each genre in the Bible: narrative,
poetry and wisdom, gospels, epistles, and prophecy. Two parts lead us into the
third part that is the relationship between the meaning of the text and the
application in our daily life. In this part, Dr. Kaiser explains the the use of
the Bible in: devotional, cultural, and theological things. In the last part,
they explain about history of biblical interpretation since Old Testament era
until modern era and then challenges for Christians to interpret the Bible
properly with grammatico-historical exegesis which emphasis on grammar of texts
and historical context.
Biography of the author:
Prof. Walter Christian Kaiser, Jr., A.B.,
B.D., M.A., Ph.D. who is President Emeritus and Distinguished Professor of
Old Testament and Ethics at Gordon-Conwell Theological Seminary in Hamilton,
Michigan, U.S.A. was born into a German Baptist (now North American Baptist)
home on April 11, 1933, in Folcroft, Pennsylvania. He was the oldest of the six
children of Walter Christian Kaiser Sr., a farmer and a godly Christian leader
in the local church, and Estelle Jaworsky Kaiser. Kaiser received his Bachelor of Arts (A.B.) from Wheaton
College and Bachelor of
Divinity (B.D.) from Wheaton Graduate School. He has earned both a Master of Arts (M.A.) and a Doctor of Philosophy (Ph.D.) in
Mediterranean studies from Brandeis University. Prior to serving at
Gordon-Conwell, Dr. Kaiser taught Bible and archaeology at Wheaton College and
he was academic dean and Professor of Old Testament at Trinity Evangelical Divinity School
where he taught for more than twenty years. He wrote several books, such as:
* Toward an Old Testament Theology
(1978)
* Toward an Exegetical Theology (1981)
* A Biblical
Approach to Personal Suffering (1982)
* Toward Old Testament Ethics (1983)
* Malachi: God's Unchanging Love (1984)
* The Uses of the
Old Testament in the New (1985)
* Toward a
Rediscovery of the Old Testament (1987)
* Hard Sayings of
the Old Testament (1988)
* Back toward the
Future: Hints for Interpreting Biblical Prophecy(1989)
* Commentary on "Exodus" in The
Expositor's Bible Commentary (1990)
* More Hard
Sayings of the Old Testament (1992)
* Communicator's
Commentary: Micah, Malachi (1992)
* Commentary on
"Leviticus" in The New Interpreter's Bible (1994)
* Messiah in the
Old Testament (1995)
* A History of
Israel: From the Bronze Age Through the Jewish Wars (1998)
* The Christian
and the Old Testament (1998)
* The Old
Testament Documents: Are They Reliable & Relevant? (2001)
* Preaching
and Teaching from the Old Testament (2003)
Prof. Moisés Silva, B.A., B.D., Th.M., Ph.D. who was born in Havana, Cuba on September 4, 1945
is the revising editor of the Zondervan
Encyclopedia of the Bible and the author of six books, including Biblical
Words and Their Meaning (1983, 2nd ed. 1994), a commentary on Phillipians, Invitation
to the Septuagint
(with Karen Jobes); God, Language, and Scripture;
Has the Church Misread the Bible?,
and Interpreting Galatians. He
has taught biblical studies at Westmont
College (1972–1981), Westminster Theological Seminary
(1981–1996), and Gordon-Conwell Theological Seminary
(1996–2000), where he was the Mary French Rockefeller Distinguished Professor
of New Testament until his retirement. A past president of the Evangelical Theological Society
(1997), Silva for many years had been an ordained minister of the Orthodox Presbyterian Church. He served as
a translator of the New American Standard Bible, the New Living Translation (Ephesians - Philemon),
the English Standard Version, and the Nueva Versión Internacional,
and as a New Testament consultant for Eugene
Peterson's The Message. Silva receives his Bachelor of Arts (B.A.) from Bob Jones University in 1966; Bachelor of Divinity (B.D.) and Master of Theology (Th.M.) from Westminster Theological Seminary
in 1969 and 1971; and Ph.D. from the University of Manchester in 1972. At
Manchester he studied under F. F. Bruce and James Barr.
Subscribe to:
Posts (Atom)

