16 October 2011

Resensi Buku-138: DEPRESI: Kegelapan yang Sulit Ditaklukkan (Prof. Edward T. Welch, Ph.D.)

Hidup manusia tidak pernah luput dari penderitaan dan sering kali penderitaan mengakibatkan banyak manusia menjadi depresi atau tertekan. Bagaimana rasanya depresi? Apa itu depresi? Apa penyebabnya? Bagaimana solusinya?



Temukan jawabannya dalam:
Buku
DEPRESI: Kegelapan yang Sulit Ditaklukkan
(DEPRESSION: A Stubborn Darkness)

oleh: Prof. Edward T. Welch, Ph.D.

Penerbit: Momentum Christian Literature, 2010

Penerjemah: Junedy Lee, S.S.



Prof. Edward T. Welch, Ph.D. di dalam bukunya DEPRESI mengungkapkan segala hal berkenaan dengan definisi, jenis, penyebab, dan solusi dari depresi dari perspektif Alkitab. Di Bagian Pengantar, beliau menguraikan tentang perasaan depresi, definisi, dan penyebabnya. Kemudian, beliau menjelaskan bahwa depresi merupakan penderitaan. Di bagian Kedua, beliau menjelaskan hal-hal yang ada di dalam perasaan depresi, seperti: ketakutan, kemarahan, pengharapan yang hancur, kegagalan dan rasa malu, rasa bersalah dan legalisme, dan berakhir dengan kematian. Lalu, apakah depresi tidak bisa disembuhkan? Dr. Welch tidak berhenti dengan pengertian dan seluk-beluk mengenai depresi, beliau mengemukakan solusi terhadap depresi yaitu melalui perawatan medis, konseling Alkitabiah, dan peranan sahabat dan keluarga. Dan terakhir, beliau memberikan penghiburan berdasarkan janji Allah yaitu adanya pengharapan dan sukacita bersama dan di dalam Allah bagi mereka yang depresi atau menolong mereka yang depresi.



Rekomendasi:
“Meskipun ditulis bagi orang-orang yang mengalami depresi, buku ini sebenarnya akan sangat menolong kita semua dalam relasi kita dengan Allah dan sesama. Saya pribadi mendapatkan begitu banyak manfaat dari buku ini”
Jerry Bridges, D.D.
(anggota staf di The Navigators dan penulis lebih dari buku-buku, di antaranya The Pursuit of Holiness yang telah terjual lebih dari satu juta kopi; menerima gelar kehormatan Doctor of Divinity—D.D. dari Westminster Theological Seminary, U.S.A.)

“Saya tidak melebih-lebihkan ketika mengatakan bahwa ini adalah buku yang sangat penting, tepat waktu, dan sangat menolong. Ed Welch telah memberikan kepada kita buah dari perenungan biblikalnya yang cermat dan keterlibatannya dalam permasalahan psikologis dan ilmiah terkini. Tetapi yang tidak kalah pentingnya, Ed juga telah memberikan kepada kita hikmat yang hanya bisa muncul dari hati yang telah dibentuk oleh Injil, dan kasih yang besar kepada sesama, yang dilahirkan oleh kasih Yesus. Ini adalah buku yang wajib dibaca dan wajib dibagikan.”
Rev. Scott W. (Scotty) Smith, A.B., M.A.R.
(Gembala Sidang Senior di Christ Community Church {http://www.christcommunity.org}, Franklin, Tennessee dan Adjunct Professor of Practical Theology di Covenant Theological Seminary, U.S.A.; Bachelor of Arts—A.B. dari University of North Carolina dan Master of Arts in Religion—M.A.R. dari Westminster Theological Seminary, U.S.A.)

“Perpaduan yang langka antara pemahaman akan Injil, hikmat alkitabiah, empati pribadi, dan pengalaman konseling yang panjang terpancar dalam halaman-halaman buku ini. Ini adalah buku pegangan yang mudah dicerna bagi semua orang yang mengalami “kegelapan yang sulit ditaklukkan” ini atau yang ingin mendampingi orang-orang yang mengalaminya. Yang paling dibutuhkan adalah resep anti-depresan dari Allah, dan layaknya seorang apoteker yang ahli, Ed Welch meracik resep itu bagi kita.”
Rev. Prof. Sinclair B. Ferguson, Ph.D., D.D.
(Pendeta di First Presbyterian Church, Columbia, South Carolina, anggota dewan dari Alliance of Confessing Evangelicals, dan Distinguished Visiting Professor of Systematic Theology di Westminster Theological Seminary, Dallas, Texas, U.S.A.; Doctor of Philosophy—Ph.D. dari University of Aberdeen dan Doctor of Divinity—D.D. dari Erskine University)





Profil Dr. Edward T. Welch:
Prof. Edward T. Welch, Ph.D. meraih gelar Master of Divinity (M.Div.) dari Biblical Theological Seminary dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang psikologi konseling (neuropsikologi) dari University of Utah pada tahun 1981. Beliau adalah seorang konselor di Christian Counseling and Educational Foundation di Glensidem, Pennsylvania, dan seorang dosen dalam bidang Theologi Praktika di Westminster Theological Seminary di Philadelphia. Dia adalah penulis bersama dari buku Addictive Behavior dan seorang kontributor di Journal of Biblical Counseling. Karyanya yang lain dalam seri Resources for Changing Lives yang juga telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Momentum adalah Ketika Manusia Dianggap Bear dan Allah Dianggap Kecil (2003).

No comments: