10 August 2014

Resensi Buku-280: THE CASE FOR THE RESURRECTION OF JESUS (Prof. Gary R. Habermas, Ph.D. dan Prof. Michael R. Licona, Ph.D.)

Benarkah Yesus Kristus bangkit dari kematian? Banyak orang baik “Kristen” maupun non-Kristen meragukannya bahkan menolaknya dengan berbagai alasan. Bagaimana orang Kristen menjawab fakta kebangkitan Kristus itu?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
THE CASE FOR THE RESURRECTION OF JESUS:
Kebangkitan Yesus Dalam Gugatan: Bagaimana Menghadapinya?

oleh: 
Prof. Gary R. Habermas, Ph.D. dan 
Prof. Michael R. Licona, Ph.D.

Penerbit: Literatur Perkantas, 2013

Penerjemah: Pdt. Anwar Tjen, Ph.D. dan Pericles G. Katoppo



Di dalam buku “The Case for the Resurrection of Jesus”, Dr. Gary Habermas dan Dr. Michael R. Licona membahas tentang bukti-bukti historis tentang kebangkitan Kristus, menjawab teori-teori yang melawan kebangkitan Kristus, dan menjelaskan kebangkitan Kristus kepada mereka yang menentangnya. Di bagian pertama dan kedua, Dr. Habermas dan Dr. Licona menjelaskan bahwa kebangkitan Kristus didasarkan pada bukti sejarah yang tak mungkin diragukan. Untuk menjelaskan hal ini, mereka menjelaskan terlebih dahulu ilmu sejarah, khususnya 5 prinsip historis yang berkaitan dengan kebangkitan Kristus, yaitu: adanya sumber-sumber independen dan ganda, kesaksian oleh pihak lawan yang mendukung klaim historis, pengakuan tentang hal yang memalukan, kesaksian para saksi mata, dan kesaksian dini (waktunya dekat dengan peristiwa historis yang dilaporkan). Dari kelima prinsip tadi, kemudian mereka menjelaskan 5 fakta historis tentang kematian Kristus dengan pendekatan fakta minimal (artinya: orang yang tidak percaya Alkitab sekalipun, ia dapat diyakinkan untuk percaya pada fakta historis tentang kebangkitan Kristus). Lalu, di bagian 3, Dr. Habermas dan Dr. Licona menjawab berbagai tantangan teori lawan terhadap kebangkitan Kristus dengan pendekatan theologis, filsafat, sains, psikologi, dan praktika. Di bagian 4, mereka menambahkan jawaban terhadap tantangan lawan khususnya berkaitan apakah kebangkitan Kristus itu sungguh-sungguh jasmani atau hanya sekadar penglihatan. Di bagian yang sama, mereka juga menjelaskan pengakuan Yesus sendiri tentang siapakah Dia yang berkaitan dengan kebangkitan-Nya. Di bab berikutnya di bagian 4 ini, mereka menjelaskan bahwa percaya kebangkitan Kristus berkaitan erat dengan percaya pada keberadaan Allah, sehingga perlu memberikan penjelasan rasional bagi keberadaan Allah. Dan terakhir di bagian 4, mereka menjelaskan pentingnya mengkomunikasikan fakta sejarah kebangkitan Kristus kepada orang-orang yang meragukan dan menolaknya dengan kasih, sopan, dan sederhana (tidak perlu menyajikan semua bukti secara sekaligus).



Endorsement:
“Buku yang memikat ini adalah pembelaan yang paling komprehensif bagi kebangkitan Yesus di antara karya mana pun. Jika Anda tertarik untuk mengetahui bukti bagi Kebangkitan dan membaginya dengan orang lain, Anda harus membaca buku ini!”
Rev. Lee Patrick Strobel, D.D. (HC)
Penulis buku The Case for Christ dan Professor of Christian Thought di Houston Baptist University yang menyelesaikan studi Bachelor of Journalism (B.J.) di University of Missouri; Master of Studies (M.S.) dalam bidang Hukum di Yale Law School; dan dianugerahi gelar Doctor of Divinity (D.D.) dari Southern Evangelical Seminary, U.S.A.

“Mike dan Gary telah menghasilkan bahan rujukan yang fenomenal. Bahan yang mudah digunakan pembaca dan mutakhir ini akan memperlengkapi orang percaya. Saya sangat merekomendasi buku ini.”
Rev. Joslin (Josh) McDowell, M.Div., LL.D. (HC)
Penulis buku Evidence That Demands a Verdict yang menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) di Wheaton College, Illinois; Master of Divinity (M.Div.) dengan predikat magna cum laude di Talbot Theological Seminary, Biola University, La Mirada, California; dan dianugerahi gelar Doctor of Laws (LL.D.) dari Simon Greenleaf School of Law (sekarang: Trinity Law School)

“… luas cakupannya, mendalam dan mendetail … karya ini merupakan pembelaan yang paling saksama terhadap kesejarahan peristiwa Kebangkitan.”
Prof. James Porter (J. P.) Moreland, Ph.D.
Profesor Filsafat di Talbot School of Theology, Biola University, U.S.A. yang menyelesaikan studi Bachelor of Science (B.S.) di University of Missouri; Master of Theology (Th.M.) di Dallas Theological Seminary; Master of Arts (M.A.) di University of California, Riverside; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) di University of Southern California.

“Karya Gary Habermas yang tekun dan mendetail tentang Kebangkitan dan sejarah interpretasinya telah lama dikenal. Sungguh menyenangkan melihat bukan saja kompilasi dari hasil studi bertahun-tahun ini tetapi juga riset mengenai topik ini oleh Mike Licona. … Saya sungguh merekomendasi karya yang gigih dan teliti ini tentang topik yang dari banyak segi adalah yang terpenting bagi iman dan praksis Kristen.”
Prof. Ben Witherington III, Ph.D.
Amos Professor of New Testament for Doctoral Studies di Asbury Theological Seminary dan pada fakultas doktoral di St. Andrews University in Scotland yang menyelesaikan studi M.Div. di Gordon-Conwell Theological Seminary dan Ph.D. di University of Durham, Inggris.

“Tidak ada karya sejenis ini di pasaran. Isinya menarik, memikat, dan sangat penting.”
Prof. Norman L. Geisler, Ph.D.
Chancellor dan Distinguished Professor of Apologetics di Veritas Evangelical Seminary yang meraih gelar Diploma di William Tyndale College; B.A. bidang Filsafat di Wheaton College; Master of Arts (M.A.) bidang Theologi di Wheaton Graduate School; Bachelor of Theology (Th.B.) di William Tyndale College; pernah mengenyam pendidikan M.A. bidang Filsafat di University of Detroit Graduate School; studi filsafat di Northwestern University, Evanston; dan Ph.D. bidang Filsafat di Loyola University, Chicago

“Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati adalah batu penjuru bagi iman Kristen. Gary dan bimbingannya Michael Licona telah menunjukkan diri mereka sebagai pakar terkemuka tentang bukti bagi peristiwa yang maha penting ini.”
(late) Rev. Dennis James Kennedy, Ph.D.
Pendeta Senior di Coral Ridge Presbyterian Church, U.S.A. dan pendiri dari: Evangelism Explosion International, Coral Ridge Ministries, the Westminster Academy di Ft. Lauderdale, the Knox Theological Seminary, dan the Center for Reclaiming America for Christ (grup politik) yang menyelesaikan studi B.A. di University of Tampa; M.Div. di Columbia Theological Seminary; Th.M. dengan predikat summa cum laude di Chicago Graduate School of Theology; dan Ph.D. di New York University, U.S.A. 



Profil Dr. Gary R. Habermas dan Dr. Michael R. Licona:
Prof. Gary Robert Habermas, B.R.E., M.A., Ph.D. (http://www.garyhabermas.com/) yang lahir tahun 1950 ini adalah Profesor merangkap Ketua Departemen Filsafat dan Theologi di Liberty University, Lynchburg, Va. yang juga adalah pakar yang dikenal luas dalam studi kebangkitan Kristus. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Religious Education (B.R.E.) (Majors: Pendidikan Kristen, Alkitab, dan Social Sciences; Minors: Filsafat, Bahasa Yunani, Bahasa Inggris, dan Speech di William Tyndale College; Master of Arts (M.A.) bidang theologi filosofis dan agama-agama dunia di University of Detroit; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) di Michigan State University, U.S.A. Buku-buku yang beliau tulis:
Why is God Ignoring Me? (Tyndale House Publishers, 2010).
A Conversation with Gary Habermas and Antony Flew: Did the Resurrection Happen? (InterVarsity Press, 2009).
with John Thomas What's so God about Feeling Bad?, (Tyndale, 2008).
with Jerry Walls & David Baggett C.S. Lewis as Philosopher, (InterVarsity, 2008).
Resurrected? : An Atheist and Theist Dialogue, (Rowman & Littlefield, 2005).
with J. P. Moreland, Beyond Death: Exploring the Evidence for Immortality, (Crossway, 2004).
The Risen Jesus & Future Hope, (Rowman & Littlefield, 2003).
The Thomas Factor: Using Your Doubts to Draw Closer to God (Broadman & Holman, 1999).
The Historical Jesus: Ancient Evidence for the Life of Christ (College Press: Joplin, MI 1996).
Ancient Evidence for the Life of Jesus: Historical Records of His Death and Resurrection
Dealing With Doubt (Moody Press, 1990)
Gary R. Habermas and Antony G. N. Flew, Did Jesus Rise from the Dead? The Resurrection Debate, ed. Terry L. Miethe (San Francisco: Harper & Row, 1987; Eugene, OR: Wipf and Stock, 2003).

Prof. Michael R. Licona, M.A., Ph.D. (http://www.risenjesus.com/) yang lahir di Baltimore, Maryland tahun 1961 adalah Associate Professor in Theology di Houston Baptist University dan seorang sejarawan yang memfokuskan penelitiannya pada kebangkitan Yesus. Beliau menyelesaikan studi M.A. bidang Studi Agama di Liberty University, U.S.A. dan Ph.D. bidang Studi Perjanjian Baru di University of Pretoria. Disertasi doktoralnya setebal lebih dari 700 halaman diterbitkan dengan judul “The Resurrection of Jesus: A New Historiographical Approach” (buku ini akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Literatur Perkantas). Beliau adalah anggota dari: Evangelical Philosophical Society, the Institute for Biblical Research, dan the Society of Biblical Literature. Beliau menikah dengan Debbie dan memiliki dua orang anak, yaitu: seorang anak perempuan Allie dan anak laki-laki yang bernama Zach. Buku-buku lain yang beliau tulis:
•  Evidence for God: 50 Arguments for Faith from the Bible, History, Philosophy, and Science (Grand Rapids: Baker, 2010), co-edited with William A. Dembski. Four essays of mine are included: “Can We Be Certain That Jesus Died on a Cross? A Look at the Ancient Practice of Crucifixion”; “Were the Resurrection Appearances of Jesus Hallucinations?”; “Is Jesus the Only Way?”; “What About Those Who Have Never Heard the Gospel?”
•  Paul Meets Muhammad (Grand Rapids: Baker, 2006).
•  Cross Examined (Virginia Beach: TruthQuest Publishers, 1998).
•  Behold, I Stand at the Door and Knock: What to say to Mormons and Jehovah’s Witnesses when they knock on your door (Virginia Beach: TruthQuest Publishers, 1998).

03 August 2014

Resensi Buku-279: LAKI-LAKI SEPERTI KERANG, WANITA SEPERTI LINGGIS (David Clarke, Ph.D.)

Pria dan wanita diciptakan Tuhan secara berbeda. Perbedaan itu bisa mencakup segala hal, di antaranya komunikasi. Karena adanya perbedaan ini, maka tidak jarang komunikasi antara pria dan wanita tidak nyambung. Lalu, bagaimana membina komunikasi yang tepat antara pria dan wanita? 

Temukan jawabannya dalam:
Buku
LAKI-LAKI SEPERTI KERANG, WANITA SEPERTI LINGGIS:
Kiat Memahami Lawan Jenis untuk Mencapai Hubungan yang Berkualitas

oleh: David Clarke, Ph.D.

Penerbit: Yayasan ANDI, Yogyakarta 2009

Penerjemah: Diana Angelica



Di dalam Kata Pengantar, David Clarke, Ph.D. menjabarkan salah satu ciri komunikasi pria dan wanita yang berbeda di mana wanita suka berbicara tentang hal-hal detail, sedangkan pria suka berbicara tentang gambaran yang luas. Perbedaan ini justru mengajar kita untuk bergantung pada Allah, saling melengkapi antar pria dan wanita, dan membawa kita kepada keintiman yang lebih mendalam. Perbedaan ini mengakibatkan Dr. Clarke menyebut pria seperti kerang yang tertutup yang jarang mengeluarkan keluh kesahnya, sedangkan wanita seperti linggis yang suka mengajukan pertanyaan dan berusaha agar si pria menjadi terbuka padanya. Kemudian di bab-bab selanjutnya, Dr. Clarke menjelaskan beberapa alasan mengapa pria seperti kerang dan wanita seperti linggis? Setelah itu, Dr. Clarke menjabarkan solusi praktis bagi masing-masing pasangan: baik pria maupun wanita agar tercipta komunikasi yang sehat dan intim. Selain komunikasi, Dr. Clarke juga membahas mengenai keintiman seksual di dalam pernikahan. Di bab terakhir, Dr. Clarke menjelaskan keintiman yang sesungguhnya adalah keintiman spiritual di mana masing-masing pasangan adalah seorang pengikut Kristus dan bertumbuh di dalam pengenalan akan Kristus.



Profil Dr. David Clarke:
David E. Clarke, B.A., M.A., Ph.D. adalah seorang psikolog Kristen yang melayani Tuhan di bidang terapi keluarga, pasangan, dan individual sejak tahun 1986. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) di bidang Psikologi di Point Loma College, San Diego, California; Master of Arts (M.A.) dalam bidang Studi Biblika di Dallas Theological Seminary, Dallas, Texas; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang Psikologi Klinis di Western Conservative Baptist Seminary, Portland, Oregon.

02 August 2014

Video Youtube Seminar Marriage Meeting: "CINTA DAN PERNIKAHAN" (Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.)

Apa itu cinta? Apa yang Alkitab ajarkan tentang pernikahan? Lalu, apa kaitan cinta dengan pernikahan? Bagaimana mengusahakan cinta di dalam pernikahan Kristiani?

Temukan jawabannya dalam:

Rekaman Seminar Marriage Meeting (M2)
Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Exodus:

“CINTA DAN PERNIKAHAN”
oleh: Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.

dengan cara mengklik link Youtube di bawah ini:

Anda dapat menonton video Youtube ini secara langsung atau mengunduhnya (download) terlebih dahulu.

Selamat menonton dan silahkan bagikan berkat seminar ini dengan cara copy pesan ini ke teman-teman Anda di Facebook, Twitter, milis, blog pribadi, BlackBerry Messenger (BBM), SMS, dll.



Profil Pembicara:
Pdt. Yakub Tri Handoko, S.Th., M.A., Th.M. adalah gembala sidang Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Exodus, Surabaya sekaligus sebagai Pendiri dan Dosen Tetap di Sekolah Theologi Awam Reformed (STAR). Beliau menyelesaikan studi Sarjana Theologi (S.Th.) di Sekolah Tinggi Alkitab Surabaya (STAS); Master of Arts (M.A.) in Theological Studies di International Center for Theological Studies (ICTS), Pacet, Mojokerto; dan Master of Theology (Th.M.) di International Theological Seminary, Los Angeles, U.S.A. Sejak tahun 2007, beliau sedang menyelesaikan studi Doctor of Philosophy (Ph.D.) part-time di Evangelische Theologische Faculteit, Belgia. Beliau ditahbiskan menjadi pendeta di sinode GKRI tanggal 27 Maret 2011. Beliau menikah dengan Ev. Nike Pamela, M.A. dan dikaruniai 2 orang anak yaitu Calvin Gratia Handoko dan Aurel Fide Handoko.


27 July 2014

Resensi Buku-278: RASIO BAGI ALLAH (Rev. Timothy J. Keller, D.Min.)

Iman Kristen adalah satu-satunya iman yang terus mendapat serangan dari kaum pluralis, sekularis, dan skeptis. Mereka meragukan segala sesuatu yang Alkitab katakan. Bagaimana orang Kristen menghadapi tantangan para skeptis tersebut? 

Temukan jawabannya dalam:
Buku
RASIO BAGI ALLAH:
Kepercayaan dalam Zaman Skeptisisme

oleh: Rev. Timothy J. Keller, D.Min.

Penerbit: Momentum, Surabaya, 2013

Penerjemah: Junedy Lee



Sebagai seorang gembala sidang dan pendeta Redeemer Presbyterian Church, U.S.A., Rev. Dr. Timothy H. Keller telah bersahabat dengan berbagai macam orang dan dari orang-orang itulah, beliau mengetahui problematika yang mereka hadapi tentang Kekristenan. Dari pergumulan inilah, Dr. Keller merumuskan beberapa keberatan para skeptis, sekularis, dll tentang iman Kristen. Hal ini dibahasnya di Bagian I yang membahas 7 keberatan orang-orang non-Kristen terhadap Kekristenan, beberapa di antaranya: semua agama itu sama saja, mengapa Allah yang baik mengizinkan penderitaan, Kekristenan itu mengekang orang, Allah yang penuh kasih tak mungkin menghukum orang di neraka, dll. Setelah menjelaskan ketujuh keberatan di atas dan sanggahan Dr. Keller, maka di bagian II, beliau mulai menjelaskan mengapa Kekristenan adalah satu-satunya iman yang dapat dipercayai. Di bagian II ini, Dr. Keller menjelaskan alasan percaya kepada Allah Alkitab, mulai dari mengenal Allah, dosa, agama dan Injil, salib, kebangkitan, dan tarian Allah (Allah Trinitas). Dan di bagian terakhir, Dr. Keller menantang pembacanya untuk mempertimbangkan Kekristenan sebagai satu-satunya kebenaran yang solid di tengah arus zaman yang kacau ini. Keunikan buku ini adalah Dr. Keller bukan hanya menjelaskan secara filosofis-theologis setiap babnya, namun menghadirkan sentuhan-sentuhan spiritual dan praktis di dalam setiap babnya dengan mengutip cerita-cerita, pengalaman pribadinya, dll.



Endorsement:
“Pelayanan Tim Keller di kota New York adalah pelayanan memimpin sebuah generasi orang-orang skeptis dan mencari iman kepada Allah. Saya bersyukur kepada Allah karena dia.”
Dr. William F. (Billy) Graham

“Lima puluh tahun dari sekarang, jika orang-orang Kristen Injili dikenal luas karena kasih mereka terhadap perkotaan, komitmen mereka kepada belas kasihan dan keadilan, dan kasih mereka kepada sesama, maka Tim Keller akan dikenang sebagai seorang pelopor orang-orang Kristen perkotaan yang baru.”
Majalah Christianity Today

“Tidak seperti kebanyakan gereja besar di pinggiran kota, Redeemer (Presbyterian Chruch) bersifat tradisional. Hal yang tidak tradisional adalah kemampuan Dr. Keller dalam berkomunikasi dengan bahasa pendengarnya, penduduk kota…. Mudah untuk memahami bahasanya.”
The New York Times

“Buku inilah yang saya berikan kepada semua teman saya yang adalah pencari hidup spiritual yang serius dan orang-orang skeptis.”
Rev. Richard Duane (Rick) Warren, D.Min.
Penulis buku The Purpose Driven Life



Profil Rev. Dr. Timothy J. Keller:
Rev. Timothy J. Keller, B.A., M.Div., D.Min. yang lahir pada tahun 1950 adalah Pendeta Pendiri Redeemer Presbyterian Church di New York City, New York, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) di Bucknell University; Master of Divinity (M.Div.) di Gordon-Conwell Theological Seminary; dan Doctor of Ministry (D.Min.) di Westminster Theological Seminary. Beliau menikah dengan Kathy. Mereka tinggal di Roosevelt Island di New York City dengan ketiga anak laki-laki mereka: David, Michael, dan Jonathan. Selain buku “Rasio bagi Allah” ini, buku-buku lain yang pernah beliau tulis:
•  Resources for Deacons: Love Expressed through Mercy Ministries (Christian Education and Publications, 1985)
•  Ministries of Mercy: The Call of the Jericho Road (P&R Publishing, 1997)
•  Church Planter Manual (Redeemer Presbyterian Church, 2002)
•    The Prodigal God: Recovering the Heart of the Christian Faith (Dutton Adult, November 2008) 
•  Counterfeit Gods: The Empty Promises of Money, Sex, and Power, and the Only Hope that Matters (Dutton Adult, October 2009)
•  Generous Justice: How God's Grace Makes Us Just (Dutton Adult, November 2010)
•  King's Cross: The Story of the World in the Life of Jesus (Dutton Adult, February 2011) 
•  The Meaning of Marriage: Facing the Complexities of Commitment with the Wisdom of God

25 July 2014

Jadwal Kuliah SEKOLAH THEOLOGI AWAM REFORMED Agustus s/d Desember 2014

(untuk orang Kristen awam yang berhasrat ingin mendalami kebenaran firman Tuhan yang bertanggung jawab)

Pendiri:
Pdt. Yakub Tri Handoko, Th.M.

Alamat:
Jln. Nginden Intan Timur II/5, Surabaya
Telp.: (031) 5998458

Informasi dan Pendaftaran:
Ibu Lusiana Budihardja: (031) 70633966; 08983901113
Ibu Christy Yulia Salim: 081319700813; 08175150817

Biaya kuliah bersifat sukarela sesuai kemampuan finansial dan komitmen masing-masing mahasiswa.
Pembayaran dapat dilakukan setiap bulan atau sekali dalam satu semester, bisa tunai maupun melalui bank (BCA Cab. Veteran No. 0101827827 a/n Irwan Lesmana)



Jadwal Kuliah Agustus-Desember 2014

Pembukaan Semester
(Untuk Umum):
APOLOGETIKA:
MEMBEDAKAN MITOS DAN FAKTA

Membedakan mitos dan fakta menjadi pekerjaan yang sulit. Di mata kita, antara mitos dan fakta seolah-olah serupa tetapi tak sama. Nampak asli tetapi palsu atau sebaliknya. Di sisi lain, iman harus berisi dan berdiri di atas kebenaran. Orang Kristen hari ini harus mampu mengidentifikasi dan memilah mitos di antara kebenaran. Selanjutnya jika kebenaran telah ditemukan, maka bagaimana kebenaran itu dipertahankan dari berbagai tantangan dan serangan baik dari dalam maupun dari luar Kekristenan. Menjawab pertanyaan itu, kali ini STAR menghadirkan sebuah seminar yang mengupas tentang bagaimana memisahkan mitos dari fakta dalam sudut pandang apologetika Kristen.

oleh: Ev. Bedjo Lie, Th.M.

Kamis, 14 Agustus 2014; Pkl. 18.30-21.00 WIB

Ev. Bedjo Lie, S.E., M.Div., Th.M. adalah Kepala Pusat Kerohanian dan dosen Christian Worldview dan Filsafat Agama di Universitas Kristen Petra, Surabaya. Beliau menyelesaikan studi Sarjana Ekonomi (S.E.) di UK Petra; Master of Divinity (M.Div.) di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang; dan Master of Theology (Th.M.) bidang Theologi Sistematika di Talbot School of Theology, Biola University, U.S.A. Beliau juga mendapat sertifikat dalam apologetika Kristen di Ravi Zacharias International Academy of Apologetics, India.




Kuliah Reguler:
EKSPOSISI KITAB ROMA
Dosen: Ev. Yohanes Dodik Iswanto, M.A.
Setiap Selasa, Pkl. 18.30-21.30 WIB
26 Agustus, 9 September, 23 September, 7 Oktober, 21 Oktober, 4 November, 18 November, dan 2 Desember 2014

Luther pernah mengatakan: “Saya merasakan seolah-olah lahir kembali dan masuk ke surga melalui pintu yang terbuka lebar. Tiba-tiba seluruh ayat nampak berbeda bagiku. Dulu aku begitu benci dengan ungkapan “kebenaran Allah”, tetapi sekarang aku menyukainya dan memujinya sebagai sebuah konsep yang sangat indah.” Dia adalah salah satu orang yang telah diubahkan melalui tulisan kitab Roma.
Kitab Roma dinilai sebagai karya tulis terbesar dalam duni Kekristenan yang memberikan penjelasan sangat luas dan mendalam tentang doktrin dasar Kekristenan khusunya konsep keselamatan adalah anugerah melalui iman. Meskipun demikian, kitab yang diyakini ditulis oleh Rasul Paulus ini masih menyimpan keagungan nilai doktrinal dan penerapan hidup Kekristenan di mana sekian banyak roagn Kristen kurang menggali lebih dalam.
Mata kuliah eksposisi kitab Roma akan mencoba menggali secara eksposisional ayat ayat demi ayat sehingga orang Kristen hari ini mengerti maksud penulis sesungguhnya dan mampu melaksanakan kehidupan beriman sesuai maksud Ilahi yang diinspirasikan melalui kitab ini.

Ev. Yohanes Dodik Iswanto, S.Th., M.A. yang lahir di Malang, 22 Juli 1978 adalah hamba Tuhan di Gereja Kristus Rahmani Indonesia (GKRI) Exodus, Surabaya. Beliau menyelesaikan studi Sarjana Theologi (S.Th.) di Sekolah Tinggi Theologi Providensia, Malang dan Master of Arts (M.A.) di Sekolah Tinggi Theologi Aletheia, Lawang.



“PENGANTAR PERJANJIAN LAMA”
Dosen: Ev. Yohanes Dodik Iswanto, M.A.
Setiap Selasa, Pkl. 18.30-21.30 WIB
19 Agustus, 2 September, 16 September, 30 September, 14 Oktober, 28 Oktober, 11 November, dan 25 November 2014

Tidak semua orang percaya menyadari dan meyakini bahwa sejarah keselamatan manusia telah dirancang oleh Allah sedemikian rupa untuk kemuliaan-Nya sejak sebelum segala sesuatu dicipta. Dalam kerelaan-Nya, Allah telah menyatakannya melalui setiap karya maupun pemilihan orang aupun bangsa untuk menjadi kepunyaan-Nya. Gambaran kemuliaan Allah dalam rancangan keselamatan tersebut telah dinyatakan melalui kitab-kitab suci yang menceritakan penciptaan, pemilihan sekaligus pemeliharaan Allah atas umat pilihan-Nya sepanjang zaman dalam kitab suci.
Salah satu kesulitan orang percaya saat ini untuk mengerti dengan baik kitab-kitab Perjanjian Lama adalah kurangnya dukungan pengertian tentang latar belakang kepenulisan setiap kitab dan rentang waktu cakupan peristiwa yang sangat berbeda dengan zaman ini.
Oleh karena itu, mata kuliah Pengantar Perjanjian Lama akan menyajikan penggalian informasi yang dibutuhkan untuk menjadi dasar pengenalan kita tentang kitab-kitab Perjanjian Lama sehingga mampu menggali dan mengenali pernyataan Alkitab dengan benar.




20 July 2014

Resensi Buku-277: YESUS: BIOGRAFI LENGKAP TENTANG PRIBADI-NYA, NEGARA-NYA, DAN BANGSA-NYA (Rev. Leith Anderson, D.Min.)

Semua orang baik Kristen maupun non-Kristen pasti mengenal sosok Yesus Kristus, namun sayangnya banyak pengenalan tersebut didasarkan bukan pada fakta historis yang tepat, tetapi pada karikatur sejarah atau “wahyu” yang tak jelas sumber historisnya. Bagaimana kita dapat mengenal Pribadi Yesus Kristus lengkap dengan latar belakang budaya setempat di mana Ia hidup pada waktu itu?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
YESUS:
BIOGRAFI LENGKAP TENTANG PRIBADI-NYA, NEGARA-NYA, DAN BANGSA-NYA

oleh: Rev. Leith Anderson, D.Min.

Editor Ahli:
Prof. William W. Klein, Ph.D. (Profesor di Denver Seminary, Denver, Colorado yang menyelesaikan studi Doctor of Philosophy—Ph.D. bidang Eksegesis Perjanjian Baru di University of Aberdeen, Skotlandia)
Prof. Jeannine Brown, Ph.D. (Profesor di Bethel Seminary, St. Paul, Minnesota yang menyelesaikan studi Ph.D. Perjanjian Baru di Luther Seminary, St. Paul, Minnesota)
Prof. Scot McKnight, Ph.D. (Profesor di North Park University, Chicago, Illinois yang menyelesaikan studi Ph.D. Theologi di Notthingham University, Nottingham, Inggris)
Prof. Gary T. Meadors, Th.D. (Profesor di Grand Rapids Theological Seminary, Grand Rapids, Michigan yang menyelesaikan studi Doctor of Theology—Th.D. Perjanjian Baru di Grace Theological Seminary, Winona Lake, Indiana)

Penerbit: Gloria Graffa, Yogyakarta, 2009

Penerjemah: Ida Budipranoto dan Ony Suryaman



Di awal buku ini, Rev. Dr. Leith Anderson menjelaskan kepada kita tentang pribadi Yesus Kristus lengkap dengan negara dan bangsa beserta latar belakang budaya pada waktu itu. Di dalam 20 bab di buku ini, Dr. Anderson memaparkan biografi lengkap Yesus mulai dari kelahiran-Nya di Betlehem hingga kebangkitan-Nya. Semua bahan biografi ini diambil dari keempat Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes). Keunikan buku ini adalah penjelasan biografi secara kronologis perjalanan Yesus selama Ia hidup hingga mati disalib dan bangkit. Di samping itu, Dr. Anderson memandu kita untuk mengenal latar belakang budaya, politik, ekonomi, dan agama di Palestina waktu Ia hidup sebagai pendahuluan kita dapat mengerti perumpamaan Yesus, dll. Beberapa perkataan-perkataan Yesus diparafrasekan supaya lebih jelas dan mudah dimengerti. Banyak perumpamaan Yesus dijelaskan artinya secara singkat dengan mengaitkannya dengan latar belakang waktu itu. Akhir kata, saya menyarankan setiap orang baik Kristen maupun non-Kristen dapat membaca buku yang menarik ini untuk memperkaya wawasan kita tentang Pribadi Yesus Kristus yang historis.



Profil Rev. Dr. Leith Anderson:
Rev. Leith Anderson, B.A., M.Div., D.Min. adalah Pendeta Senior di Wooddale Chuch, Minnesota, U.S.A. Beliau sering menjadi pembicara di banyak seminar, konferensi, dan menjadi pemimpin banyak organisasi Kristiani. Beliau juga pernah menjadi pemimpin National Association of Evangelicals. Beliau studi di Moody Bible Institute, Chicago, Illinois; menyelesaikan studi: Bachelor of Arts (B.A.) dalam bidang Sosiologi di Bradley University, Peoria, Illinois; Master of Divinity (M.Div.) di Denver Seminary, Denver, Colorado; dan Doctor of Ministry (D.Min.) di Fuller Theological Seminary, Pasadena, California.

13 July 2014

Resensi Buku-276: MELIHAT DAN MENIKMATI YESUS KRISTUS (Rev. John S. Piper, D.Theol.)

Yesus Kristus adalah satu-satunya sumber dan dasar iman Kristen, namun banyak orang Kristen tidak sepenuhnya mengenal Kristus. Hal ini disebabkan karena mereka tidak melihat Kristus secara iman dan menikmati-Nya. Lalu, bagaimana kita dapat melihat dan menikmati Kristus?

Temukan jawabannya dalam:
Buku
MELIHAT DAN MENIKMATI YESUS KRISTUS

oleh: Rev. John S. Piper, D.Theol.

Penerbit: Pionir Jaya, Bandung, 2007

Penerjemah: Grace P. Christian



Di awal buku ini, Rev. Dr. John S. Piper menguraikan pentingnya melihat Kristus bukan dengan mata jasmani, tetapi dengan mata rohani yaitu iman, kemudian kita menikmati-Nya dengan menjadikan-Nya harta yang tak ternilai harganya. Konsep ini mengarahkan kita untuk mengerti tujuan ultimat Yesus adalah menggiring kita untuk melihat dan menikmati kemuliaan Allah. Kemudian, Dr. Piper mengajak para pembaca untuk melihat aspek keilahian Kristus, keunggulan-Nya, sukacita-Nya, kuasa-Nya, hikmat-Nya, penistaan terhadap-Nya (kemiskinan-Nya), penderitaan-Nya, pengorbanan-Nya yang menyelamatkan, kemurahan-Nya sekaligus keras-Nya, kebangkitan-Nya, dan terakhir kedatangan-Nya kedua kali. Semua hal ini dijelaskan Dr. Piper dengan berbagai kutipan ayat Alkitab untuk mengarahkan kita melihat dan menikmati Kristus dengan tepat. Lalu, setelah kita melihat dan menikmati-Nya, bagaimana kita yakin tentang Dia dan keberadaan-Nya? Meskipun tidak menolak bukti historis tentang keberadaan Kristus, Dr. Piper mengarahkan kita untuk membuktikan keberadaan Kristus dengan Alkitab melalui pencerahan dari Roh Kudus. Biarlah buku sederhana ini dapat mengarahkan kita untuk melihat dan menikmati Kristus dengan bersuka di dalam-Nya.



Profil Rev. Dr. John Piper:
Rev. John Stephen Piper, B.A., B.D., D.Theol. adalah Pendeta Pengkhotbah dan Visi di Betlehem Baptist Church, Minneapolis, U.S.A. Beliau menyelesaikan studi Bachelor of Arts (B.A.) dari Wheaton College, U.S.A.; Bachelor of Divinity (B.D.) dari Fuller Theological Seminary, U.S.A.; dan Doctor of Theologie (D.Theol.) dari University of Munich, Munich, Jerman Barat. Disertasinya, Love Your Enemies, diterbitkan oleh Cambridge University Press dan Baker Book House.